Tim independen dari Universitas Gajah Mada (UGM) telah menyerahkan soal ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Ketapang, kepada perwakilan Pemerintah Kabupaten Ketapang, Kamis (19/11). Sehingga, persiapan ujian tertulis di ‘Negeri Bertuah’ dipastikan rampung.
Penyerahan soal ujian seleksi CPNS untuk Kabupaten Ketapang yang berjumlah 7 koli dilakukan di Bandara Supadio Pontianak oleh perwakilan tim independen UGM, Yuda Wicaksana Putra. Sementara, perwakilan Pemkab yang menerima penyerahan itu diwakili oleh sejumlah instansi terkait. Seperti, Kepala Bidang Kepegawaian Kabupaten Ketapang, Ibnu Syarif. Inspektorat Kabupaten Ketapang, Repalianto. Polres Ketapang, Bripda Dedhy. Satpol PP Kabupaten Ketapang, Dana Sunarya. Bahkan, proses penyerahan ini juga disaksikan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional V, Soekarwo dan Soedarso.Yuda Wicaksana Putra mengatakan, kehadiran pihaknya untuk memastikan bahwa soal CPNS yang diserahkan kepada perwakilan pemerintah Kabupaten Ketapang secara utuh. Sehingga soal dapat dipergunakan untuk ujian seleksi CPNS sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan, yaitu pada Sabtu (21/11).
“Tugas tim independen UGM memastikan soal tes CPNS utuh dan pelaksanaan tes CPNS sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” papar Yuda.
Tahun ini merupakan pertama kalinya tim independen dari UGM dilibatkan oleh pemerintah Kabupaten Ketapang, untuk membuat master soal, mencetak serta mengolah tes CPNS sampai tahap pengoreksian.
Setelah proses pelaksanaan tes CPNS di Kabupaten Ketapang berakhir, maka soal tersebut akan dikembalikan lagi kepada tim independen UGM, beserta lembar jawaban komputer (LJK). “Kita memastikan LJK berada di tangan kita untuk dikoreksi, sedangkan soal tes yang merupakan dokumen negara akan dimusnahkan. Hal itu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.
Hasil koreksi tes CPNS akan dilaporkan kepada Bupati dan jajarannya paling lambat 4 Desember 2009 di UGM, Yogyakarta. Hasil koreksian tim independen nantinya berupa rangking berdasarkan formasi yang telah tersedia.
Ia menegaskan, pengumuman hasil koreksi dilakukan secara transparan. Bahkan, ia mengajak media massa sebagai salah satu pihak, untuk menyaksikan proses hasil koreksian tersebut di Yogyakarta. “Kita akan mengundang Bupati dan jajarannya beserta media massa menyaksikan proses tersebut. Hal ini demi terwujudnya transparansi kepada publik,” katanya.
Sementara itu, Perwakilan Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Soekarwo mengatakan bahwa pihaknya juga terlibat dalam proses pemantauan, terkait seleksi ujian CPNS di Kabupaten Ketapang. Bahkan, dirinya juga berharap agar proses seleksi yang bakal berlangsung pada Sabtu (21/11), berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Dia menegaskan, apabila terjadi penyimpangan dalam proses seleksi ujian CPNS di Kabupaten Ketapang, pihaknya akan melaporkan hal tersebut kepada BKN Regional V. “Kita akan melaporkan setiap penyimpangan yang terjadi ke BKN Regional V,” tegas Soekarwo.
Sementara itu, Kepala Bagian Kepegawaian Sekretariatan Daerah Kabupaten Ketapang, Ibnu Syarif mengatakan, pihaknya akan tetap menjalankan proses tes CPNS sesuai dengan prosedur dan petunjuk teknis yang ada.
Hasil seleksi CPNS sepenuhnya diserahkan kepada tim independen dari UGM untuk melakukan proses pengkoreksian secara objektif. Sehingga, proses seleksi CPNS berjalan secara jujur dan transparan.
"Kita telah menyerahkan semua proses pengkoreksian sepenuhnya kepada tim independen," ungkapnya.
Ibnu mengharapkan para peserta tes CPNS mengikuti serta mentaati segara aturan yang ada. Sehingga, semua proses berjalan secara lancar.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
