You are here

Siswa Ketapang Takut Matematika dan Bahasa Inggris

Sejumlah siswa SMP di Ketapang, Senin (25/4) mengikuti ujian nasional (UN). Tapi pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris menjadi momok menakutkan bagi para sejumlah siswa.

Ketua Panitia sekaligus Kepala Sekolah SMP N I Ketapang, Gustamur mengatakan di sekolahnya jumlah siswa mengikuti UN sebanyak 213. Satu siswa pindah sekolah. Jadi jumlahnya 212.

Sebelum pelaksanaanUN sekolah sudah disterilkan. Pada Sabtu kemarin telah melakukan pertemuan dengan semua pengawas yang ada di sekolah tersebut. Dimana sesuai dengan prosedur standarnya. Setiap pengawas tidak boleh membawa handphone ke ruang ujian.

“ Sesuai prosedur, siswa dilarang membawa HP,” kata Gustamur, Senin (25/4).

Menurutnya, UN tahun lalu diikuti sebanyak 248 siswa. Namun mencapai angka 54 persen siswa dinyatakan tidak lulus. Tetapi karena ada ujian ke dua. Semua siswa disini dinyatakan lulus.

 “Untuk pelajaran Matematika, Bahasa Inggris menjadi momok siswa  yang terjadi di UN tahun ini,” ujar Gustamur.

Pihaknya menargetkan semua siswa lulus. Karena sebelum pelaksanaan pihak sekola sudah tiga minggu diberijambelajar tambahan.

 “Siswa ikut les, bimbingan belajar, dan melakukan pendalaman terhadap mapel UN,” jelas Gustamar.