Bandara Rahadi Oesman Kabupaten Ketapang dengan panjang landasan 1.400 x 30 meter adalah bandara kelas III, dan merupakan sarana transportasi udara andalan masyarakat Ketapang, sehingga peningkatan fasilitas bandara perlu dilakukan.
“Melihat kondisi Bandara Rahadi Oesman saat ini, dengan panjang landasan 1.400 x 30 meter dan tergolong bandara kelas III, hanya jenis pesawat F-27 yang dapat dilayani, maka perlu kiranya dilakukan peningkatan fasilitas Bandara Udara Rahadi Oesman,” kata Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, dalam acara Pembukaan Musrembang di Gedung Pancasila, Rabu (17/3) di Ketapang
Disamping itu, ia juga memaparkan konteks perencanaan, pemilihan kepala daerah merupakan tonggak awal perencanaan strategis untuk lima tahun ke depan. Sehingga dapat diterjemahkan ke dalam program-program kegiatan pembangunan yang diarahkan pada pencapaian kondisi yang diinginkan, demi kemajuan yang diharapkan masyarakat. Terkait dengan konsistensi antar dokumen perencanaan, Cornelis mengharapkan agar penyusunan visi dan misi serta RPJMD dari kepala daerah terpilih nantinya tetap berpedoman kepada rencana pembanguan jangka panjang daerah yang telah ditetapkan, sehingga keberlanjutan program-program pembangunan dalam jangka panjang dapat diwujudkan, dan tampak perubahan menuju kemajuaan daerah dan masyarkat.
Tahun ini lanjut Cornelis, Kabupaten Ketapang akan melaksanakan perhelatan demokrasi. “Kita menyaksikan bahwa masyarakat Kalimantan Barat telah dapat melaksanakan perhelatan demokrasi secara elegan tanpa adanya benturan dan konflik yang berarti. Saya berharap agar pemilihan kepala daerah di Kabupaten Ketapang ini juga dapat berjalan dengan aman, damai dan tanpa adanya konflik dan benturan di dalam masyarakat, “ harap Cornelis.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
