Kontribusi pajak pusat tahun 2009 memberikan sumbangan terbesar dari tiga jenis pajak, yakni sebesar Rp 42,37 miliar, kepada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Ketapang, jika dibandingkan tahun sebelumnya Rp 38,47 miliar, berarti mengalami peningkatan sebesar 10,1 persen.
Kontribusi pajak pusat tahun 2009 memberikan sumbangan terbesar dari tiga jenis pajak, yakni sebesar Rp 42,37 miliar, kepada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Ketapang, jika dibandingkan tahun sebelumnya Rp 38,47 miliar, berarti mengalami peningkatan sebesar 10,1 persen.
Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ketapang, Henny Suatei Suardi, Rabu (24/3) baru-baru ini, dalam kegiatan pekan panutan penyampaian SPT PPh di Kantor KPP Pratama Ketapang, mengatakan, pada tahun 2009 kontribusi pajak pusat PBB, BPHTB dan PPh WP OP/Karyawan memberikan sumbangan sebesar Rp 42,37 miliar kepada APBD Ketapang.
Pada tahun 2009 realisasi penerimaan PBB mencapai 101,17 persen dan BPHTB mencapai 558,16 persen setelah 2 tahun sebelumnya pencapaian dibawah 100 persen. Selain itu lanjut Henny pertukaran data yang berpotensi menambah penerimaan pajak, PU, Disperindag dan lain-lain juga telah dilakukan. Karena pada setiap penerimaan pajak yang dikumpulkan oleh KPP Pratama Ketapang, juga ada skema pembagian hasil untuk daerah yakni pada jenis pajak PBB dan BPHTB, Pajak penghasilan orang pribadi dalam negeri, pajak penghasilan Pasal 21 (karyawan) dan dana bagi hasil lainnya dalam bentuk transfer ke daerah.
“Meski KPP Pratama Ketapang baru beroperasi selama 1 tahun 4 bulan, namun telah memperoleh prestasi yang cukup membanggakan yaitu mendapatkan penghargaan sebagai kantor pelayanan dengan pencapaian kinerja penerimaan pajak terbaik II nasional tahun 2009,” ujar Henny.
Kegiatan pekan panutan penyampaian SPT PPh yang baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Ketapang ini diharapkan dapat menjadi teladan masyarakat dalam pemasukan SPT Tahunan dapat meningkat.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
