You are here

Jelang Perayaan Imlek di ‘Negeri Bertuah’, Polres Amankan Titik Rumah Ibadah

Menjelang perayaan tahun baru Imlek 2561 yang akan berlangsung Minggu (14/2) mendatang. Polres Ketapang akan menyiagakan personil kepolisian di sejumlah titik rumah peribadatan. Rencananya, operasi Imbangan penyiagaan ini akan dilaksanakan H-2 sebelum perayaan Imlek.

Menjelang perayaan tahun baru Imlek 2561 yang akan berlangsung Minggu (14/2) mendatang. Polres Ketapang akan menyiagakan personil kepolisian di sejumlah titik rumah peribadatan. Rencananya, operasi Imbangan penyiagaan ini akan dilaksanakan H-2 sebelum perayaan Imlek.

“H-2 sebelum Imlek personil sudah siap diturunkan untuk melakukan pengamanan agar suasana tetap kondusif. Sejumlah ruas jalan dan titik keramaian, diantaranya Jalan Merdeka dan sejumlah jalan lainnya. Terutama tempat peribadatan,” ungkap Kapolres Ketapang, AKBP Badya Wijaya, di ruang kerjanya, belum lama ini.

Menurutnya, personil disiagakan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat selama merayakan Imlek. Dan para personel juga ditempatkan di sejumlah pusat keramaian, pusat perbelanjaan, rumah ibadah serta sejumlah lokasi vital lainnya di seantero ‘Negeri Bertuah’.

Mantan Kapolres Sambas itu menambahkan, selain Kota Pontianak dan Kota Singkawang, yang menjadi pusat perayaan Imlek, di Kabupaten Ketapang juga termasuk daerah yang cukup ramai warga Tionghoa yang merayakan perayaan tahun baru Imlek.

“Patroli juga diintensifkan sebagai upaya untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat Ketapang yang merayakan Imlek,” timpal Badya.

Kemeriahan perayaan tahun baru Imlek di Kabupaten Ketapang juga akan dihiasi sejumlah pesta kemeriahan. Seperti, pertunjukkan barongsai dan kembang api.

“Informasi yang kita peroleh, pagelaran barongsai juga ada di Ketapang,” imbuhnya.

Ketika dikonfirmasi apakah pesta kembang api diperbolehkan pada perayaan tahun baru Imlek di Ketapang, perwira menengah dengan dua melati dipundaknya itu menegaskan, pesta kembang api diperbolehkan, namun dengan catatan tidak menggangu jam ibadah umat yang beragama lainnya di Kabupaten Ketapang,” tegasnya.

Kendati demikian, polisi masih belum menentukan berapa jumlah personil yang akan diturunkan untuk mengamankan perayaan tahun baru Imlek di Kabupaten Ketapang.