Musisi dan komposer besar Indonesia, Purwacaraka, Minggu (1/5) sekitar pukul 14.00 kemarin hadir di Lantai II A Yani Mega Mall Pontianak. Ia melaunching cabang ‘Purwa Caraka Music Studio’ Pontianak yang sudah aktif sejak 8 Juni 2010 lalu.
Dalam sambutannya, Purwacaraka mengaku baru pulang dari Kota Sanremo, Italy mendampingi salah satu anak didiknya, Asya Sherina mengikuti kompetisi Sanremo Junior - Global Education Festival 2011 kategori: International Song & Music Competition for Soloist Singer, 5 - 10 April kemarin.
Asya Sherina sendiri berhasil terpilih sebagai Solois Terbaik untuk kategori 'Song and Music Competition'’ tersebut. Penyanyi junior ini sebelumnya memenangkan Pemilihan Vokalis Terbaik PCMS 2010 lalu.
Saat berbincang langsung, Purwacaraka mengakui Pontianak merupakan cabang ke 80 se-Indonesia. “Pontianak sangat potensial. Potensial secara talenta dan didukung intelektual serta dibutuhkan masyarakat. Terkadang memang ada potensial talenta namun masyarakat belum membutuhkannya. Selain itu juga didukung daya beli,” aku Purwacaraka.
Dikatakan Purwacaraka, cabang PCMS di Kota Pontianak, sama kualitasnya di cabang-cabang lainnya. “Kita memberlakukan kurikulum yang sama. Standar pengajaran dan ujian yang sama. Gurunya pun saya uji langsung 100 persen. Kita mencari orang yang bisa mengajarkan sesuatu, bukan hanya bisa menguasai alat music. Guru-gurunya juga kita bekali dengan system dan standar yang sama di semua cabang,” paparnya.
Diuraikan Purwacaraka, music menjadi daya pengungkit anak-anak untuk cerdas dengan intuisi. “Kecerdasan intelektual harus juga diimbangi dengan kecerdasan emosional. Dimana kita memilik otak kiri-otak kanan. Music memberikan analisis dan holistic sehingga anak-anak kita memilik intuisi, mereka ada rasa. Mereka tidak hanya berpikir dengan otak. Cerdas tidak hanya pintar, bukan hanya menghafal tetapi bagaimana bisa berpikir sesuatu dengan cerdas dan nurani sehingga bisa menjadi problem solves. Music bisa mendorong itu. Kita ingin anak-anak cerdas dengan music,” urainya.
Sementara itu Kepala Cabang PCMS Pontianak, Bambang Pramono mengatakan PCMS merupakan wadah pengembangan bakat dan kreativitas anak-anak di bidang seni music dan olah vocal. “Di PCMS Pontianak kita memiliki jurusan vocal, drum, biola, keyboard, piano klasik, piano pop, gitar elektrik, gitar klasik dan gitar bass,” paparnya.
Pada launching kemarin juga, PCMS Pontianak menampilkan ansamble drum, biola, vocal, keyboard, piano dan kolaborasi siswa dan instruktur. Penampilan para peserta yang rata-rata pelajar SD dan SMP ini mampu menyedot perhatian pengunjung Mega Mall
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
