You are here

Angka Kematian Anak di Ketapang Tinggi, Petugas Kesehatan Harus Bekerja Keras

Angka kematian anak di Kabupaten Ketapang berkisar 30-50 / 1000 kelahiran. Agar angka kematian tersebut tidak meningkat, maka petugas kesehatan harus bekerja keras.

Angka kematian anak di Kabupaten Ketapang berkisar 30-50 / 1000 kelahiran. Agar angka kematian tersebut tidak meningkat, maka petugas kesehatan harus bekerja keras.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, H. M. Chonidi Azis, dalam seminar Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Sabtu (17/4 ) kemarin, di Pendopo Bupati Ketapang.

Meskipun angka kematian anak dan ibu di Ketapang cenderung menurun. Namun dari segi jumlah masih tetap tinggi.

Dikatakannya, saat ini pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap angka kematian anak dan ibu masih sangat minim dan belum mengetahui secara rinci perkembangan angka kematian anak dan ibu tersebut.

“Sosilisasi sangat penting di daerah terutama di puskemas-puskesmas pembantu yang ada di desa-desa. Agar tingkat kematian anak dan ibu dapat menurun,” ujarnya.

Menurut Chonidi jika semuanya bisa berjalan dengan baik, maka angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Ketapang bisa ditekan dan menurun. Hal ini bisa dikurangi jika semua petugas kesehatan dan penyelenggara kesehatan bisa bekerjasama dengan semua masyarakat.