Tim SAR Ketapang menemukan korban tenggelam, Cahyono (19), Selasa (20/7) pukul 08.00, di Teluk Malake dekat Muara Panjang Ketapang dengan kondisi menggenaskan, sekujur tubuhnya membekak, kulit kaki dan tangan mengelupas serta berbau.
Korban telah menghilang sejak Minggu (18/7) lalu sekitar pukul 19.00 di perairan Sungai Pawan I. Tim SAR telah melakukan penelurusan selama 42 jam.
“Pukul 08.00 pagi, Tim SAR sudah menemukan korban tenggelam Cahyono (19) di Teluk Malake dekat Muara Panjang dengan kondisi korban membengkak, kulit kaki dan tangannya mengelupas dan sudah berbau,” kata Gusti Anwar, ketika dihubungi via ponsel, Selasa (20/7).
Pencarian yang dilakukan ini di back up oleh Polres Ketapang, Airut KP3L, Polsek Delta Pawan, Kodim dan Kamla serta masyarakat.
“Menjelang pukul 18.15, Minggu (18/7) sore kemarin, Tim SAR mendapat informasi dari KP3L Pelabuhan Sukabangun dan personil kita langsung ke TKP untuk melakukan pencarian dengan menelusuri perairan Sungai Pawan I, dengan menyelam dan menggunakan pukat trawal,” ujar Gusti Anwar.
Menurut keterangan warga, korban tenggelam diperkirakan karena mandi bersama teman-temannya di sekitar Sungai Pawan I, Minggu sore. Korban adalah pekerja di pabrik pembuat es milik Acin ini bersama temannya sedang mandi di lokasi pabrik es yang berada di pinggiran Sungai Pawan I. Cahyono pun beraksi dengan melompat dari kapal motor air ke dalam sungai. Namun, setelah lama ditunggu teman-temannya, Cahyono tidak muncul ke permukaan, sehingga teman-temannya melakukan pencarian dengan menyelam ke dalam air namun tidak membuahkan hasil.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
