Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) di Kecamatan Pulau Maya Karimata menjadi pilihan pemerintah Kayong Utara.“Transmigrasi ini diharapkan masyarakat dan warga transmigrasi bias bekerja sama dalam mengembangkan lahan disana,” terang Kepala Dinas transmigrasi Kayong Utara, Dasman beberapa waktu lalu.
Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) di Kecamatan Pulau Maya Karimata menjadi pilihan pemerintah Kayong Utara.“Transmigrasi ini diharapkan masyarakat dan warga transmigrasi bias bekerja sama dalam mengembangkan lahan disana,” terang Kepala Dinas transmigrasi Kayong Utara, Dasman beberapa waktu lalu.Pola transmigrasi seperti ini diharapkan dapat berhasil, apalagi program transmigrasi merupakan salah satu program kerja pemerintah Kayong utara.
Dasman menjelaskan selama ini masyarakat Pulau Maya Karimata (PMK) menggantungkan hidup dari sektor kelautan, dan sebagian lagi bertani. Masuknya program transmigrasi ini diharapkan masyarakat punya pekerjaan lain selain menangkap ikan di laut.
Dengan mempunyai pekerjaan selain nelayan, maka masyarakat dapat melakukan aktivitas ketika musim laut tidak bersahabat. Dengan adanya pekerjaan, maka penghasilan masyarakat akan meningkatkan dan dapat mencapai kesejahteraan.
Selain itu masuknya transmigrasi ke Kayong Utara diharapkan terjadi proses transfer keahlian dalam mengelola sumber daya alam (SDA) seperti mengolah tanah dan melaut. Namun satu hal yang diinginkan adalah jangan sampai terulang kasus transmigrasi seperti di beberapa daerah. Dimana, sejumlah transmigran hanya mengambil jatah hidup, tanpa mengolah program transmigrasi itu dengan serius.
Nantinya Transmigrasidi mulai di Sungai Sepeti. dilakukan dalam tiga katagori, yaitu transmigrasi pindah asal (TPA) yang didatangkan dari Jawa sebanyak 75 KK, kemudian transmigrasi local sebanyak 50 KK. Mereka akan mendapat jadup selama tiga bulan.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
