You are here

Tepis Biaya Kuliah Kedokteran Mahal

Guntiar Rahmaddiansyah, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (Untan) adalah putra Kayong Utara yang beruntung. Dia mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah daerah untuk meneruskan pendidikan tinggi. Padahal sebagian orang menganggap kuliah di kedokteran merupakan perkuliahan yang mahal dan menghabiskan banyak biaya.

Guntiar Rahmaddiansyah, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (Untan) adalah putra Kayong Utara yang beruntung. Dia mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah daerah untuk meneruskan pendidikan tinggi. Padahal sebagian orang menganggap kuliah di kedokteran merupakan perkuliahan yang mahal dan menghabiskan banyak biaya.

“Saya bersyukur bisa masuk Fakultas Kedokteran Untan,” jelasnya bangga. Satu hal yang membuat Agun mendapatkan kepercayaan pemerintah daerah, yakni belajar dan terus belajar. Menurutnya kemampuan yang kuat akan menghasilkan yang diinginkan.

Awalnya Agun tidak punya niat untuk masuk fakultas kedokteran, namun berkat dorongan orang tua dan saudara akhirnya ia memutuskan mengikuti tes tertulis. Hasilnya, Agun menjadi empat siswa terbaik yang berhak mendapatkan pendidikan di fakultas kedokteran Untan.

Beberapa rekan Agun pun menjelaskan, sejak masih Sekolah menengah Atas (SMA) Agun merupakan siswa yang selalu masuk dalam jajaran sepuluh besar, jadi wajar jika dirinya mampu meraih beasiswa. Teman-temannya berharap jejak Agun dapat diikuti adik-adik kelas mereka yang saat ini sedang mengikuti ujian akhir nasional.