Menjelang hari raya Idul Fitri 1431 H menjadi alasan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kayong Utara untuk tidak menghadiri ceramah agama (tausiyah) yang digelar Pemda Kayong Utara di pendopo bupati. Padahal tausiyah tersebut dibawakan oleh H. Uti Konsen ternama di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara, juga Wakil Bupati Kayong Utara, Muhammad Said.
Barisan jamaah tampak kosong. Melihat kejadian tersebut membuat Muhammad Said merasa tak enak.
“Jajaran pejabat di lingkungan Kayong Utara, sudah semestinya mendukung visi dan misi Pemerintah Daerah, jangan karena yang hadir adalah seorang wakil maka yang hadir pun mewakili juga,” katanya heran.
Hingga tausiyah selesai, pendopo tak juga kunjung dipenuhi para pegawai. Hanya segelintir kepala SKPD dan beberapa pegawai saja yang mau tergerak hatinya menghadiri kegiatan tersebut.
Said menilai undangan yang disampaikan Pemda belum mendapat tempat yang baik bagi jajaran pejabat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kayong Utara. Karena faktanya tidak seluruh kepala SKPD dan pegawai mampu menghadirinya.
"Jangan menganggap kegiatan-kegiatan seperti ini tidak memiliki nilai pahala. Dan tentunya masyarakat akan menilai mengenai loyalitas dan kedisiplinan kita sebagai aparatur pemerintah daerah," terangnya menegaskan.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
