You are here

PKK Bagikan Bubuk Abate

Dalam upaya berpartisipasi mencegah dan memberantas berkembangnya penyakit Demam Berdarah Dengue(DBD), Tim Penggerak PKK Kabupaten Kayong Utara (KKU) membagi-bagikan bubuk abate ke rumah-rumah warga. Kegiatan dimulai sejak Jum’at (6/11).

Kegiatan itu untuk memutus mata rantai perkembangan nyamuk, bersama petugas Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2PL) Dinas Kesehatan KKU, setiap rumah warga dan tempat-tempat tertentu juga dilakukan foggisasi atau pengasapan.

Selain itu, TP PKK KKU terutama PKK Pokja 4 Bidang Kesehatan Keluarga secara langsung mensosialisasikan kepada warga terhadap bahaya yang disebabkan oleh penyakit demam berdarah, sekaligus memberikan pemahaman tentang manfaat menjaga kebersihan lingkungan dan pentingnya membudayakan hidup sehat.

Rina, Ketua TP PKK Pokja 4 KKU Bidang Kesehatan Keluarga, Selasa (10), saat berlangsungnya foggingisasi dan pemberian bubuk abate kepada warga, mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan, selain menjadi salah satu program kegiatan PKK, sudah menjadi kewajibannya berpartisipasi menanggulangi dan mencegah, agar penyakit DBD tidak lagi menyerang warga.

“Dengan berbagai upaya harus dilakukan, agar masyarakat terhindar dari penyakit ini,” kata mantan kepala Puskemas Tanjung Satai. Melalui wadah PKK, akan terus bergerak memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Karena dengan membudayakan hidup bersih, sudah barang tentu mampu mencegah datangnya penyakit ke dalam tubuh. Dengan demikian, orang bisa lebih leluasa melakukan berbagai aktivitas sehari-hari, tanpa terganggu oleh kesehatan yang kurang baik.

Bubuk abate yang dibagikan ke setiap rumah warga, hanya memutus mata rantai berkembangbiaknya jentik-jentik nyamuk. Begitu pula dengan foggingisasi hanya sebatas membunuh nyamuk dewasa. “Jadi, kondisinya bersifat sementara,” katanya.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat KKU, mencegah datangnya penyakit ini tidak cukup dengan melakukan foggingisasi dan penaburan bubuk abate ke dalam air saja. Tetapi supaya pencegahannya berkelanjutan, sangat ditekankan kepada warga Kayong Utara untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Misalnya dengan 3 M.