You are here

Pendidikan di Kepulauan KKU Harus Meningkat

Pelayanan pendidikan di kepulauan Kabupaten Kayong Utara (KKU) harus meningkat. Supaya pendidikan dapat berjalan lancar dan tidak ketinggalan dari kecamatan lainnya. Rahmad, tokoh masyarakat di Pulau Serutu menyatakan aspirasinya.

Pelayanan pendidikan di kepulauan Kabupaten Kayong Utara (KKU) harus meningkat. Supaya pendidikan dapat berjalan lancar dan tidak ketinggalan dari kecamatan lainnya. Rahmad, tokoh masyarakat di Pulau Serutu menyatakan aspirasinya.

Wilayah di Kecamatan Pulau Maya Karimata merupakan daerah kepulauan, maka pelayanan pendidikan pada daerah pulau-pulau tersebut, perlu perhatian lebih dari pemerintah.

Ia menjelaskan, kondisi pulau tersebut sangat jauh, dan hanya bisa dijangkau melalui motor air. Lokal belajar masih belum mencukupi, guru juga masih kurang. “Sehingga untuk melaksanakan proses belajar mengajar belum bisa berjalan dengan maksimal, sesuai standar pendidikan di dalam kota kecamatan yang lainnya,” katanya.

Di samping berbagai fasilitas yang masih minim dan belum memadai ini, ternyata guru juga merasakan sangat tertinggal dari segala macam informasi, baik informasi tentang pendidikan maupun segala macam instruksi dari Dinas Pendidikan yang ada di KKU.

Transportasi hanya bisa menggunakan kapal laut sekitar 10 sampai 12 jam. Karenanya, setiap bulan harus turun melalui kapal ikan terlebih dahulu ke Kabupaten Ketapang, dan dilanjutkan ke KKU menggunakan kendaraan darat.

“Rata-rata waktu yang diperlukan dalam perjalanan mengambil gajinya, memerlukan waktu sekitar 4 hari jika cuaca bagus dan ada tumpangan,” jelasnya. Akan tetapi, kalau pada waktu musim barat bisa sampai satu minggu, bahkan sampai dua minggu baru ada kapal ikan yang ke sana.

Yang menjadi persoalan adalah, proses belajar-mengajar menjadi tidak maksimal dengan setiap bulan dia harus menyeberangi lautan hanya untuk mengambil gaji. Butuh waktu empat hari atau seminggu, bahkan dua minggu izin. Sementara murid yang ditinggalkan juga ketinggalan dalam mata pelajarannya.

Dia mengharapkan pendidikan di PMK dapat ditangani secara khusus, supaya proses belajar mengajar bisa lebih efektif dan efisien. “Segala fasilitas sekolah termasuk gaji guru dapat diterima tepat pada waktunya,” katanya.