You are here

Pembangkit Air Perlu Dikaji dengan Baik

Studi pembangkit tenaga air di Kabupaten Kayong Utara (KKU), sangat vital karena menyangkut kelangsungan hidup sumber air tersebut. Hal itu dijelaskan Wakil Bupati KKU, Muhammad Said, saat menerima laopran tim studi pembangkit tenaga air KKU di Gedung Serbaguna, Sukadana.

Kajian dan penelitian air yang dimanfaatkan sebagai energi listrik, perlu juga dilakukan dengan metode alami. Hal ini untuk mendapatkan hasil penelitian dan kajian yang lebih baik.

"Pemilihan lokasi yang tepat dengan menyesuaikan keseimbangan iklim dan keberadaan kondisi alam sekitar, mempengaruhi keberlangsungan energi ini," kata Said.

Bila lingkungan tempat air terjun yang diteliti masih perawan atau hutan yang dijaga kelestariannya, dapat dijamin air tersebut sebagai sumber air yang terus menerus. Sebaliknya, apabila kondisi lingkungan di sekitar sumber air tidak terjaga atau hutan telah rusak, kelangsungan hidup air terjun jadi tidak terjamin.

"Dalam kondisi yang terakhir, suatu pembangkit listrik tenaga air menjadi tidak layak untuk dibangun," katanya.

Kebutuhan energi listrik di KKU diperuntukkan untuk mendukung segala aktivitas yang berkaitan dengan industri, maupun yang berhubungan dengan teknologi. Oleh karenanya, air dan listrik, dua unsur energi saling berhubungan. Kedua energi ini sangat dibutuhkan masyarakat, untuk memenuhi keperluan hidup. Tanpa air dan listrik, tentu akan menghambat pelaksanaan beberapa kegiatan yang langsung maupun tidak langsung.

Sumber-sumber air yang berpotensi sebagai energi listrik di KKU diperlukan kajian dan penelitian dengan memperhitungkan segala kemungkinan dari debit air terkecil, juga mesti didukung melalui perubahan iklim.