Taman Pendidikan Alquran (TPA) sebagai wadah dalam memantapkan moralitas anak, maka lembaga pendidikan non-formal ini perlu dikelola oleh orang-orang yang ahli. Karena, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara sangat konsen terhadap dunia pendidikan. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kayong Utara, M. Sukardi, ketika memberikan sambutan dalam acara wisuda santri TPA angkatan pertama se-Kecamatan Pulau Maya Karimata (PMK), Selasa (16/3).
Sukardi sekaligus merupakan Dewan Pembina TPA Kecamatan PMK, sangat mengharapkan bahwa peserta didik tidak hanya bisa membaca dan menulis Alquran, tetapi bisa memahami isi kandungannya dan bahkan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga hal-hal pendidikan lainnya membentuk kualitas kepribadian dan moralitas anak bangsa.
Dikatakan anggota DPRD Kayong Utara ini, seratus persen semuanya muslim. “Bukan tidak mungkin mereka mendukung upaya kita dalam membentuk generasi Alqurani. Peserta didik TPA merupakan generasi penerus yang nantinya akan menggantikan posisi kita semua. Maka, melalui wadah inilah diharapkan lahir generasi baru yang mengisi pembangunan di Kabupaten Kayong Utara selanjutnya,” pintanya.
Dalam membentuk kualitas moral anak bangsa melalui wadah ini, tambah Sukardi dibutuhkan pula peran serta dan kerjasama yang baik dari masyarakat serta sentuhan semua pihak dengan menciptakan iklim kehidupan yang beretika. Karena, baiknya suasana hubungan antara penyelenggara pendidikan dengan masyarakat sangat mempengaruhi kelanjutan proses belajar mengajar meski pendidikan formal KKU gratis.
Demi meningkatkan kualitas peserta didik, juga diharapkan kepada para penyelenggara pendidikan untuk memperhatikan perkembangan pendidikan agar mutu pendidikan terjamin. ( Tatang Suryana/ Humas Kayong Utara)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
