Belum dikatakan sampai ke Pulau Pelapis, jika belum menginjakan kaki di Bukit Batu Santai. Demikian menurut sebagian warga Desa Pelapis. Karena jika menaiki bukit tersebut hingga puncaknya, akan terlihat jelas dan mempesona mata telanjang. Ada kenikmatan indahnya alam Pulau Pelapis yang merupakan bagian daerah kepulauan di Kabupaten Kayong Utara (KKU).
Bukit Batu Santai sebuah nama yang eksotis, untuk bersantai sambil menikmati sejuknya udara pebukitan. Lambaian daun-daun pepohonan, seakan-akan mengajak orang untuk bercanda ria, agar jadi betah dan berlama-lama di tempat tersebut.
Dengan diantar beberapa warga setempat sebagai penunjuk jalan, kurang lebih menghabiskan waktu 20 menit, kita akan tiba ke tempat tujuan. Namun sebelum naik ke puncak, terdapat sebuah bekas tempat tinggal seorang kakek tua bernama H. Hasan. Seorang Tokoh Masyarakat Desa Pulau Pelapis yang sudah almarhum.
Wilayah di sekitar rumah di bawah batu tempat si kakek berdiam memang tampak berantakan, karena telah ditinggal pergi menghadapi yang kuasa, dan di sana sangat terasa sekali aura positifnya.
Memang tidak disangkal lagi sejauh mata memandang, tak akan pernah bisa dilupakan. Dimana Desa Pulau Pelapis yang termasuk salah satu dari 8 desa yang ada di Kecamatan Pulau Maya Karimata ini, ternyata menyimpan suatu tempat, dimana kita dapat menyaksikan dengan seutuhnya bagian-bagian dari Pulau Pelapis.
Menurut Irawan, warga Tanjung Satai, objek wisata yang satu ini cukup menantang, karena dibutuhkan tenaga dan fisik yang prima untuk mendaki ketinggian Bukit Batu Santai.
“Bagi yang tidak terbiasa, tentu mengalami kelelahan terlebih dahulu sebelum sampai ke tempat tujuan,” katanya.
Namun tidak perlu khawatir, keringat yang menetes karena kelelahan akan kering tanpa disadari dengan sendirinya, lenyap berbaur menjadi satu ketika sampai di puncak. Energi hipnotisme pemandangan alam yang mempesona, menjadikan kita bisa lupa kalau sedang berada di puncak.
Keindahan objek wisata Pulau Pelapis yang dilihat dari puncak Bukit Batu Santai ini, mungkin salah satu dari sekian banyak potensi wisata di Kayong Utara yang belum terinventarisir dan tergarap dengan baik. Padahal, jika potensi ini dikelola dengan metode kepariwisataan, tentu akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.
“Namun untuk mewujudkannya sudah barang tentu, harus melibatkan semua pihak,” katanya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
