Jemaah haji asal Kayong Utara membentuk Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kayong Utara, untuk mempererat tali persaudaraan. Wakil Bupati Kayong Utara, Muhammad Said, berkesempatan hadir dan meresmikan pembentukan IPHI, karena ia termasuk dalam keanggotaan tersebut.
Jemaah haji asal Kayong Utara membentuk Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kayong Utara, untuk mempererat tali persaudaraan. Wakil Bupati Kayong Utara, Muhammad Said, berkesempatan hadir dan meresmikan pembentukan IPHI, karena ia termasuk dalam keanggotaan tersebut.
Menurut Said, Kayong Utara belum memiliki Kantor Departemen Agama. Sehingga urusan haji harus diselesaikan di Ketapang. Oleh karena itu, kata Said, melalui wadah ini diharapkan bisa mengakomodir hal-hal yang berkaitan dengan urusan haji dan yang lebih penting lagi mampu meningkatkan kuantitas calon jemaah haji Kabupaten Kayong Utara.
“Sekedar keberadaan IPHI bukan berarti bisa dimanfaatkan sebagai sarana kampanye politik sehingga meninggalkan hal-hal sosial lainnya yang memang sudah menjadi program-program yang direncanakan,” jelasnya.
Begitu pula dengan para alumni haji Kayong Utara, tidak hanya sekedar bisa berbagi cerita dan pengalaman seputar haji, tetapi sangat ditekankan pada wujud nyata yang dilakukan setelah terbentuknya wadah ini, sehingga memiliki andil dan kontribusi terhadap perkembangan pembangunan di Kabupaten Kayong Utara.
Selain mengurus hal-hal yang berkaitan dengan persoalan haji, organisasi yang notabene bernuansakan Islam ini juga menangani masalah-masalah sosial kemasyarakatan. Sebab, terbentuknya wadah ini secara universal juga menyangkut urusan menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat non muslim.
Said menegaskan, IPHI Kabupaten Kayong Utara bergerak dalam konteks sosial kemasyarakatan dengan sirkulasi persaudaraan tanpa mengenal level ini diharapkan mampu membangun kualitas moral masyarakat sehingga memberikan pencerahan untuk pembangunan di Kabupaten Kayong Utara disegala bidang.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
