You are here

Asrama Mahasiswa Kayong Utara Kurang Perhatian

Asrama Mahasiswa Putera Kayong Utara yang terletak di Jalan Ahmad Yani Gang Sepakat II Kota Pontianak, masih kurang diperhatikan pemerintah daerah. Pasalnya untuk urusan pengadaan barang, pembayaran rekening listrik, air, dan sarana penunjang sarana belajar, mahasiswa sendiri yang harus memenuhinya.

Asrama Mahasiswa Putera Kayong Utara yang terletak di Jalan Ahmad Yani Gang Sepakat II Kota Pontianak, masih kurang diperhatikan pemerintah daerah. Pasalnya untuk urusan pengadaan barang, pembayaran rekening listrik, air, dan sarana penunjang sarana belajar, mahasiswa sendiri yang harus memenuhinya.

“Tak jarang kami harus pakai lilin, karena listrik diputus PLN,” jelas Guntiar,  mahasiswa semester IV Fakultas Kedokteran Untan. Sehingga tidak terjadi pemutusan mereka pun sepakat urunan mengumpulkan uang guna melunasi utang listrik.

Bahkan untuk air, menurut pengakuan mereka sudah mengalami tunggakan hingga setahun lamanya. Sementara biaya urunan yang terkumpul tak cukup untuk membayar tunggakan tersebut.

Komunikasi yang terputus antara mahasiswa dan pemerintah daerah menjadi faktor utama. Agun mengharapkan pemerintah daerah, terutama yang menangani permasalahan ini memberikan sedikit perhatian.

Sementara Novanda, Alumni Asrama Mahasiswa Kayong Utara, membenarkan kondisi tersebut, bahkan dia mengaku pengurus asrama tidak mengetahui secara pasti keberadaan asrama, apakah sudah menjadi aset Pemda atau hanya kontrak biasa. “Belajar dari asrama mahasiswa lainnya, mereka selalu mendapatkan ‘ransum’ dari pemerintah daerah mereka,” jelas Novanda memberikan contoh.

Novanda menyarankan terhadap adik-adiknya segera melayangkan surat kepada pemerintah untuk mendapatkan kejelasan, apalagi tahun ajaran baru akan tiba, dipastikan banyak mahasiswa baru asal Kayong Utara ingin diam di asrama selama menyelesaikan pendidikanya.