You are here

PSSI Kapuas Hulu Gelar Kursus Wasit

PSSI Cabang Kapuas Hulu menyelenggarakan kursus wasit tingkat C III PSKH tahun 2011. Kegiatan berlangsung mulai dari 11 hingga 17 November mendatang dan dibuka secara resmi oleh Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir, di Gedung SKB, Jum’at (11/11).


Hadir pula Wakil Bupati Kapuas Hulu, Agus Mulyana dan Sekda Kapuas Hulu, Ir. H. Muhammad Sukri.


Kursus wasit C III tingkat Kapuas Hulu tersebut, diikuti sedikitnya 42 orang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu.


Ketua Panitia Penyelenggara, Panjier, mengatakan kursus wasit ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman tentang pengetahuan, keteramplan serta sikap kepribadian yang baik bagi calon-calon wasit sepak bola dalam memimpin pertandingan dalam kompetisi intern PSSI Pengurus Cabang Kabupaten Kapuas Hulu.


“Selain bisa memimpin dengan baik dalam setiap pertandingan-pertandingan di kompetisi intern, kami sangat mengharapkan wasit-wasit dari Kapuas Hulu yang mengikuti kursus C III itu nantinya bisa lulus dan bisa memimpin kompetisi Pengda PSSI Kalbar. Mereka memiliki sertifikat yang juga berlaku untuk memimpin pertandingan di seluruh Kalbar,” kata Panjier.


Panitia penyelenggara menetapkan batasan peserta kursus yakni maksimal berumur 35 tahun dan berijazah minimal SLTA dan berasal dari pengurus sepak bola kecamatan yang secara keseluruhan berjumlah 42 orang.


Ada pun kecamatan-kecamatan yang turut berpartisipasi adalah Kecamatan Putussibau Utara, Kecamatan Putussibau Selatan, Kecamatan Bunut Hilir, Kecamatan Jongkong, Kecamatan Suhaid, Kecamatan Semitau, Kecamatan Selimbau, Kecamatan Mentebah, Kecamatan Boyan Tanjung, Kecamatan Pengkadan, Kecamatan Hulu Gurung, Kecamatan Batang Lupar, Kecamatan Badau, Kecamatan Silat Hilir, Kecamatan Silat Hulu, Kecamatan Bunut Hulu dan Kecamatan Embaloh Hilir.


Pengajar Instruktur dari Pengprov PSSI Kalbar, Cyprianus, mengatakan status wasit C III itu bila lolos kursus akan memiliki potensi peningkatan status menjadi C II untuk memimpin pertandingan kompetisi tingkat provinsi. “Tapi minimal mereka memiliki jam terbang memimpin kompetisi lokal kabupaten selama 2 tahun,” terangnya.


Tim instruktur dari PSSI Pengprov Kalbar yang berjumlah 8 orang akan memberikan materi pembelajaran teori dan praktek lapangan tentang aturan-aturan pertandingan sepak bola.