Pemkab Kapuas Hulu mengklaim mencatat keberhasilan melaksanakan program pemberdayaan PNPM Mandiri Pedesaan sejak 2007-2011. Hasilnya terjadi peningkatan taraf hidup masyarakat melalui kemandirian Ruang Belajar Masyarakat (RBM).
Kepala Kelembagaan Sosial Ekonomi Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kapuas Hulu, Nasharuddin mengatakan program PNPM telah mewariskan model partisipasi masyarakat inisiatif lokal. Termasuk menggelar pelatihan yang dilakukan oleh masyarakat serta pengawasan partisipatif dan advokasi hukum.
Bahkan PNPM telah membentuk RBM. Diharapkan dapat mengubah perilaku belajar yang terorganisir, terstruktur dan sistematis serta terbentuk ruang bersama yang dilakukan secara terus menerus oleh masyarakat.
Ia juga mengklaim saat ini pelaksanaan program PNPM di Kapuas Hulu telah mencakup 16 kecamatan. Kendala yang dihadapi, makin banyak dan kompleks luas cakupan program akan semakin banyak lagi peran langsung masyarakat dalam penanganan masalah.
“Mau tidak mau keberadaan lembaga desa dan kecamatan yang ada selama ini perlu diorganisir dan diperkuat lagi struktur kelembagaan yang telah dibentuk,” katanya.
Yang terpenting, RBM Kapuas Hulu telah membentuk struktur organisasi kelompok kerja (POKJA) untuk menyelenggarakan pelatihan, workshop RBM untuk tingkat kabupaten. “Semoga pencapaian prestasi itu dapat ditingkatkan lagi,” katanya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
