Warga Putussibau mengeluhkan air leding PDAM mampet. Padahal sejak sepekan terakhir sebagian wilayah Kapuas Hulu diguyur hujan. “Kami mau cuci piring dan pakaian saja jadi susah,” kata Hasan (36), warga Putussibau Kota, Senin (7/11). Hasan pun terheran-heran, saat musim hujan justru tapi aliran air PDAM jadi mampet. Sama seperti kejadian musim kemarau.
Ia katakan, biasanya air akan jalan pada malam hari di atas pukul 22.00. Itu pun volume kucuran air tidak se deras hari biasa. Bila air tidak mengalir, sebagian warga pun terpaksa menyambungkan selang air ke tetangga yang menggunakan mesin air.
Untuk mengantisipasi musim kemarau Hasan juga menggunakan drum bekas berfungsi sebagai penampungan air. “Kebutuhan air setiap hari sangat diperlukan. Kalau tidak ada air mau apa-apa jadi malas. Cucian piring pun jadi bertumpuk,” kata Hasan.
Meski intensitas hujan semakin tinggi, Hasan sangat berharap pihak PDAM bisa mengaliri air leding dengan normal ke rumah warga.”Termasuk juga pada musim kemarau,” katanya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
