You are here

Koalisi Sembilan Parpol, Usung Pasangan Baiduri-Anton Menuju KH 1

Minggu, 14 Februari 2010 merupakan hari yang bersejarah bagi H Baiduri dan Anton. Pasalnya, 9 partai politik (parpol) yang tergabung dalam koalisi sepakat mendaftarkan pasangan H Baiduri H Ahmad dan Antonius L. Ain Pamero menjadi pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kapuas Hulu periode 2010-2015 kepada KPUD Kapuas Hulu.
Minggu, 14 Februari 2010 merupakan hari yang bersejarah bagi H Baiduri dan Anton. Pasalnya, 9 partai politik (parpol) yang tergabung dalam koalisi sepakat mendaftarkan pasangan H Baiduri H Ahmad dan Antonius L. Ain Pamero menjadi pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kapuas Hulu periode 2010-2015 kepada KPUD Kapuas Hulu.
Siang itu, Minggu (14/2) sekitar pukul 11.00, H Baiduri H Ahmad dan Antonius L. Ain Pamero resmi mendaftarkan diri. Kehadiran mereka didampingi oleh 9 ketua dan sekretaris koalisi parpol yang tergabung dalam koalisi serta puluhan simpatisan lainnya.

Kesembilan parpol yang tergabung dalam koalisi, diantaranya Partai Demokrat (PD), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (PNBKI), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Pemuda Indonesia (PPI), Partai Kedaulatan dan Partai Merdeka. Kehadiran mereka disambut oleh Ketua KPUD Kapuas Hulu Sainihadi dan beberapa anggota KPU lainnya.

Ketua koalisi 9 parpol pendukung H Baiduri H Ahmad dan Antonius L. Ain Pamero, Baco Maiwa mengatakan, kedatangan mereka ke KPUD Kapuas Hulu untuk mendaftarkan pasangan H Baiduri H Ahmad dan Antonius L. Ain Pamero untuk menjadi pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kapuas Hulu periode mendatang.
“Kami berharap dukungan dari 9 parpol yang memperoleh 14 kursi di parlemen ini bisa menghantarkan H Baiduri H Ahmad dan Antonius L. Ain Pamero untuk meraih kursi bupati dan wakil bupati Kapuas Hulu periode 2010-2015,” ujarnya penuh optimis.

Lebih jauh ia berkata, kembalinya mereka untuk mencalonkan diri menjadi pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kapuas Hulu periode mendatang untuk menjawab harapan sebagian besar masyarakat Kapuas Hulu yang menginginkan agar pasangan ini kembali maju untuk meraih kemenangan yang tertunda pada pemilukada 2005 silam.
“Pada pemilu bupati 2005 yang lalu, kita berhasil mendapatkan dukungan dari masyarakat sebanyak 48.728 suara atau  40,27% dari suara sah dengan dukungan 2 parpol (Partai Demokrat dan Partai Merdeka) dengan jumlah 4 kursi parlemen dan parpol non kursi lainnya, kita berharap dukungan ril dari masyarakat ini bisa dipertahankan dan tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah, apalagi saat ini kita didukung oleh 9 parpol yang memperoleh 14 kursi parlemen dengan jumlah perolehan suara 38.087 atau 31,16 % dari jumlah suara sah,” bebernya.

Sementara itu, dalam konferensi persnya, pasangan H Baiduri H Ahmad dan Antonius L. Ain Pamero mengatakan, ia bersama pendampingnya mengucapkan terima kasih atas besarnya dukungan masyarakat yang menginginkan mereka untuk maju kembali.
“Ini terbukti dengan dukungan 9 parpol yang memperoleh 14 kursi di DPRD Kapuas Hulu, dan kami rasa ini sudah cukup untuk memenuhi syarat dukungan minimal sebesar 15% suara parlemen atau non parlemen,” ungkap Baiduri. Dengan besarnya jumlah dukungan, lanjut Baiduri, bukan berarti pihaknya lantas terlena dan berbangga hati. Tapi ini semua mesti diwujudkan dalam bentuk kemenangan dengan merangkul segenap potensi yang ada. Baik dari kalangan parpol, masyarakat, ormas dan organisasi kepemudaan serta potensi lainnya, sehingga dukungan yang diperoleh akan semakin meluas.
“Kami juga mengucapkan selamat kepada calon bupati dan calon wakil bupati lainnya yang telah mendaftarkan diri ke KPU. Mari kita berkompetisi dengan sehat, fair, dan bermartabat. Jangan sampai kita terpecah belah oleh isu SARA yang kemudian malah menciderai demokrasi dan pancasila. Kapuas Hulu adalah masyarakat yang plural, yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan agama. Mari jadikan potensi yang besar ini sebagai kekuatan permersatu untuk membangun Kapuas Hulu yang lebih maju bukan untuk memecah belah masyarakat,” ajaknya.