Seperti dituturkan Dony, pencinta burung atau Bird Club yang sudah 21 tahun di Putussibau mengenalkan aneka ragam burung mengatakan, Cucak Hijau Kapuas Hulu sudah terkenal se nusantara. “ Hampir semua kecamatan di Kapuas Hulu, menjadi habitat burung Cucak Hijau merata,” ujarnya.
Gampang sekali menemukan Cucak Hijau, karena burung yang memiliki suara indah ini terdapat di daerah perbukitan yang dekat dengan aliran air. Ada istilah mengenal kicauan burung ini, yaitu burung isian, 2 jenis kicauan burung seperti Cucak Jenggot dan Love Bird. Kedua jenis kicauan itu, menurut Dony bukan suara kicauan alam, tapi ada semacam besekan –tembakan kicauan yang khas dari Cucak Ijo.
“ Kalau diantara burung-burung itu mengeluarakan kicau Cicak Jenggot dan Love Bird, dijamin setiap kontes burung, pastilah mendapatkan nomor atau juara,” ungkapnya.
Ia katakan, masalah perawatan burung ini tidak susah. Makanannya adalah tanding jangkrik dan ulat kolong, proto. Paket makanan itu, penggemar burung sebut dengan nama puding.
Dalam Razawali Silva Club 2011 ini, burung Cucok Ijo favorit kontestan yang bersaing dengan jenis burung-burung lainnya. Ada 11 jenis burung yang ikut lomba seperti Cucok Rowo Tekam, Murai Batu Rajawali, Kacer Rajawali, Cucok Hijau Rajawali, Cucok Jenggot Tekam, Murai Batu Belian, Kacer Belian, Cucak Hijau Belian, Kenari Tekam, Lovebird Tekam, dan Campuran Ramin Bird.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
