You are here

Aspal Mulai Rusak, Listrik Tak Ada, Terminal Kedamin, Proyek Tanpa ‘Nilai’

Ironis, pembangunan yang menelan dana miliaran rupiah ternyata hanya menjadi bangunan yang tidak memiliki nilai. Kondisi miris itu menjawab situasi yang terjadi di Terminal Kedamin, Putussibau Selatan.
Ironis, pembangunan yang menelan dana miliaran rupiah ternyata hanya menjadi bangunan yang tidak memiliki nilai. Kondisi miris itu menjawab situasi yang terjadi di Terminal Kedamin, Putussibau Selatan.

Terminal Kedamin diresmikan Bupati Kapuas Hulu, Abang Tambul Husein beberapa waktu yang lalu. Namun sangat disayangkan bangunan ini belum difungsikan seperti layaknya terminal. Padahal, jika terminal ini difungsikan secara maksimal akan berimbas kepada pendapatan asli daerah (PAD).

Masyarakat lantas mempertanyakan fungsi terminal Kedamin tersebut. Bahkan, kendati terminal belum difungsikan secara maksimal, ternyata aspal yang ada di terminal itu sudah banyak yang mengalami kerusakan.
“Sungguh ironis, bangunan terminal itu belum difungsikan secara maksimal, aspal yang ada di terminal itu sudah banyak mengalami kerusakan. Ada apa di balik pembangunan terminal itu. Apa hanya menjaga prestise atau apa,” tanya Heri, salah seorang warga Kedamin.

Selain itu, kata Heri, belum ada listrik yang masuk ke lokasi terminal Kedamin diduga menjadi penyebab dasar. Namun, hal itu juga patut dipertanyakan. Sebab, lanjut Heri, sebelum membangun fasilitas umum atau negara, sudah seharusnya ada koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan PLN.
“Hal ini juga patut dipertanyakan. Apakah pemerintah daerah sebelum membangun terminal itu tidak ada koordinasi dengan pihak PLN. Sebab, terminal itu merupakan fasilitas umum. Dan sudah seharusnya PLN memprioritaskan penerangan bagi fasilitas umum,” kritiknya.