You are here

Alim KH Berikan Bantuan Kepada Tika

Seluruh media yang tergabung di dalam Pusat Aliansi Media Kapuas Hulu (Alim KH) menggelar aksi simpatik sekaligus solidaritas untuk Atika atau biasa disapa Tika di RSUD dr Achmad Diponegoro, Putussibau, Kamis (11/3) kemarin.

Seluruh media yang tergabung di dalam Pusat Aliansi Media Kapuas Hulu (Alim KH) menggelar aksi simpatik sekaligus solidaritas untuk Atika atau biasa disapa Tika di RSUD dr Achmad Diponegoro, Putussibau, Kamis (11/3) kemarin.

 Aksi ini untuk memberikan dukungan moral sekaligus simpatik agar Tika dan keluarganya mampu melewati permasalahan ini dengan tabah dan sabar.

“Ini merupakan wujud kepedulian media dalam memberikan dukungan moral kepada Tika dan keluarganya. Maka dari itu, media yang tergabung di dalam Alim KH ini memberikan sumbangan kepada Tika dan keluarganya. Semoga bantuan itu dapat dipergunakan sebaik-baiknya oleh Tika dan keluarganya untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya selama merawat Tika di rumah sakit,”jelas Ketua Alim KH, Lukmanul Hakim.

Lukmanul menambahkan aksi ini diharapkan kepada pihak rumah sakit maupun dokter yang menangani Tika dapat melakukan perawatan terhadap Tika sampai sembuh serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dapat bersikap tegas kepada dokter yang telah melakukan tindakan kelalaian terhadap pasien.

“Tindakan tegas itu dapat berupa sanksi-sanksi yang tertuang di dalam kode etik IDI maupun majelis kedokteran. Sehingga kejadian ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang,” paparnya.

Sebenarnya, lanjut Lukmanul, peristiwa ini tidak perlu terjadi jika ditangani dengan baik. “Saya yakin yang tidak nampak di mata itu ada. Biarkan hal itu terkubur bersama masa yang lalu. Tetapi yang telah nampak di mata ini harus ditangani dengan baik. Maka dari itu, diharapkan kepada dokter-dokter agar dapat bekerja secara profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap pasien,” jelasnya.

Mengingat dokter spesialis di Kapuas Hulu sangat kurang, Lukman mengharapkan kepada pemerintah maupun DPRD Kapuas Hulu memberikan kesempatan kepada dokter yang ada di Kapuas Hulu agar dapat menyekolahkan mereka itu ke bidang spesialis setiap tahunnya.

“Kita juga tidak boleh menyalahkan dokter juga. Namun lantaran tidak memiliki dokter spesialis itu, maka dokter itu dipaksakan untuk menangani pasien tersebut. Maka dari itu, peranan pemerintah daerah sangat penting dalam menyekolahkan dokter khususnya dokter spesialis,”terangnya.

Selain itu, ungkapnya aksi ini juga diharapkan dapat mengunggah hati masyarakat maupun para calon kandidat bupati dan wakil bupati masa bakti 2010-2015 untuk turut prihatin atas nasib Tika beserta keluarganya.

Sementara, Koordinator Aksi Simpatik untuk Tika, Ishak Buntarman, mengatakan aksi ini merupakan wujud kepedulian gabungan media yang tergabung di dalam Alim KH sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan. “Bentuk kepedulian moral ini tidak ada motif yang lain. Aksi ini murni bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan dari Alim KH kepada pasien Tika maupun masyarakat Kapuas Hulu pada umumnya. Kami yang tergabung di dalam Alim KH ini akan terus membangun kerja sama kepada semua stakeholder di Kapuas Hulu. Dengan maksud dan tujuan agar kabupaten ini mampu bangkit untuk menjadi lebih maju dan baik,” pungkas Ishak.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Ketua Alim KH, Lukmanul Hakim memberikan bantuan uang tunai kepada Tika, disaksikan Omoy, ibu kandung Tika dan Usman, abang kandung korban dan salah satu petugas medis di ruang Flamboyan.