You are here

Perjanjian Perdagangan Bebas-UE Ditandatangani April

Korea Selatan dan Uni Eropa akan menandatangani perjanjian perdagangan bebas April depan, dan akan diberlakukan sebelum akhir tahun ini jika diratifikasi oleh anggota Uni Eropa, kata para pejabat Rabu (10/2).

Korea Selatan dan Uni Eropa akan menandatangani perjanjian perdagangan bebas April depan, dan akan diberlakukan sebelum akhir tahun ini jika diratifikasi oleh anggota Uni Eropa, kata para pejabat Rabu (10/2).

Kedua pihak memaraf perjanjian itu Oktober lalu, yang akan mencabut hampir semua tarif/bea dan hambatan-hambatan perdagangan lainnya.

"Korea Selatan dan Uni Eropa telah sepakat untuk menandatangani perjanjian perdagangan bebas itu April depan, dan menegaskan kembali bahwa perjanjian tersebut akan mulai berlaku tahun ini," kata kementerian luar negeri dan perdagangan dalam pernyataannya.

Penerjemahan perjanjian yang diparaf kini sedang dilakukan, agar ke-27 negara anggota Uni Eropa bisa menandatangani pada pertemuan Dewan Eropa dalam tempo dua bulan, katanya.

Masing-masing negara dan Parlemen Eropa kemudian akan meratifikasinya sebelum perjanjian itu diberlakukan.

Seoul mengatakan, adanya perjanjian itu berarti kedua pihak akan menghapus tarif-tarif/bea sebesar 96 persen untuk barang-barang Uni Eropa, dan 99 persen untuk ekspor Korea Selatan, selama tiga tahun.

Uni Eropa adalah mitra perdagangan terbesar kedua Korea Selatan setelah China, tahun lalu, dengan perdagangan dua arah senilai 79 miliar dolar, menurut data kementerian. Uni Eropa adalah investor luar negeri terbesar di Korea Selatan.

Lembaga untuk Kebijakan Ekonomi Internasional Korea mengatakan, pihaknya berharap perjanjian itu akan mendorong perkembangan perdagangan sebanyak 20 persen.