You are here

Pengacara Suu Kyi Ajukan Permohonan Kasasi

Para pengacara pemimpin oposisi Myanmar yang ditahan Aung San Suu Kyi mengajukan kasasi terhadap perpanjangan hukuman penahan rumahnya pada Mahkamah Agung, Senin.

Para pengacara pemimpin oposisi Myanmar yang ditahan Aung San Suu Kyi mengajukan kasasi terhadap perpanjangan hukuman penahan rumahnya pada Mahkamah Agung, Senin.

 

Ikon demokrasi , 64 tahun itu menjalani tahanan rumah 18 bulan Agustus setelah ia dihukum bersalah atas insiden ketika seorang warga Amerika Serikat datang ke rumahnya di pinggir danau dengan jalan berenang . Pengadilan tinggi menolak permohonan bandingnya Oktober lalu.

"Kami semua empat pengacara akan datang ke pengadilan dan memberikan alasan-alasan kami," kata Nyan Win, salah seorang dari penasehat hukumnya dan juga juru bicara partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpinnya.

"Kami akan menolak hukuman itu, Daw Suu Kyi tidak bersalah menurut undnag-undang," katanya kepada AFP. Daw adalah panggilan kehormatan di Myanmar.

Sidang di Mahkamah Agung itu dimulai pukul 10:00 waktu setempat (10:30 WIB) dan berlangsung sekitar satu jam. Para pengamat mengatakan tidak akan ada putusan , Senin dan Suu Kyi tidak hadir dalam sidang itu.

Para penguasa militer Myanmar tetap mengenakan tahanan rumah selama 14 tahun dari 20 tahun ia ditahan, sejak militer menolak mengakui kemenangan NLD dalam pemilu yang demokratis tahun 1990.

Perpanjangan penahanannya setelah sidang pengadilan yang berlangsung di sebuah penjara yang menimbulkan kecaman internasional karena secara efektif ia tidak dapat ikut serta dalam pemilu yang dijanjikan rezim itu akan diselenggarakan tahun 2010.

Tetapi dalam bulan-bulan belakangan ini Amerika Serikat, disusul Uni Eropa mengubah kebijakan mereka dengan melakukan pendekatan yang lebih luas pada Myanmar-- yang berada dalam kekuasaan militer sejak tahun 1962-- karena sanksi itu gagal membuahkan hasil.

Suu Kyi juga mengubah sikapnya setelah bertahun-tahun mengalami tindakan-tindakan yang kasar, menulis surat dua kali kepada pemimpin junta Than Shwe sejak September menawarkan kerjasama dalam usaha mencabut sanksi-sanksi Barat itu.

Dia sejak itu bertemu tiga kali dengan pejabat penghubung pemerintah dan pekan lalu ia diizinkan melakukan pertemuan dengan tiga pemimpin senior NLD, pada saat itu ia meminta persetujuan mereka untuk mereorganisasi dewan pimpinan partai itu.

Pad November rezim itu mengizinkan dia tampil dihadapan wartawan setelah berunding dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS Kurt Campbell, pejabat tingkat tertinggi Washington mengunjungi Vietnam dalam 14 tahun.

Kunjungan Senator AS Jim Webb Agustus menjamin pembebasan John Yettaw, warga AS yang berenang di danau untuk mengunjungi kediaman Suu Kyi Mei lalu dan menimbulkan kasus yang berakibat penahanannya diperpanjang.