You are here

Jangan Berlebihan Sambut Obama

Indonesia diharapkan tidak terlalu berlebihan dalam menyambut kedatangan presiden AS, Barrack Obama pada pertengahan Maret mendatang. Demikian dikatakan  mantan perwakilan tetap RI untuk PBB, Makarim Wibisono, di Jakarta, Senin (8/3).

Indonesia diharapkan tidak terlalu berlebihan dalam menyambut kedatangan presiden AS, Barrack Obama pada pertengahan Maret mendatang. Demikian dikatakan  mantan perwakilan tetap RI untuk PBB, Makarim Wibisono, di Jakarta, Senin (8/3).

"Kita sebaiknya memanfaatkannya secara realistis, jangan terlalu punya harapan yang berbunga-bunga terhadap hubungan ini," ujar Makarim seusai Seminar Tahunan ke empat, Kajian dan Prediksi Politik Luar Negeri dan Diplomasi Indonesia 2009-2010 di Universitas Paramadina, Jakarta.

Menurut Makarim, kedatangan Obama ke Indonesia memang membawa arti penting tersendiri bagi Indonesia, namun hal itu juga harus disikapi secara realisitis.

Dengan membawa serta istrinya Michelle dan kedua putriya Sasha dan Malia, Obama juga akan menarik perhatian ratusan wartawan dari seluruh dunia ke Indonesia, ia menambahkan. "Obama datang ke Indonesia 14 bulan setelah pelantikannnya”.