You are here

Transkhat, Cara Cepat Kirim Uang ke Kampung

Selama ini pemahaman terhadap koperasi simpan pinjam atau koperasi kredit  (kopdit) dipahami sekedar simpan dan pinjam uang. Namun, tak berlaku bagi anggota Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Khatulistiwa Kalbar.

Menurut Manager Puskopdit Khatulistiwa Kalbar, Yuspita Karlena, sejak beroperasi pada tanggal 9 september 2009, Puskopdit yang kini, memiliki 9 anggota kopdit primer ini melayani jasa pengiriman uang dari dan ke anggota atau customer di jejaringnya yang terserak di berbagai kampung di kabupaten Kapuas Hulu, Sintang, Melawi, Sanggau dan Ketapang.

Ia, mengatakan hingga hari ini (27/8) layanan arus uang masuk dan keluar melalui Puskopdit Khatulistiwa Kalbar hampir seimbang yaitu uang masuk sebesar Rp. 5 miliar dan uang keluar sebesar Rp. 4,9 miliar.

Staf Pelaksana Puskopdit  yang sehari-hari bergelut dengan layanan jasa transfer, Anton, mengatakan, dalam sehari rata-rata arus masuk dan keluar sebesar Rp. 150 juta. “Jika diambil rata-rata uang masuk dan keluar sebesar Rp. 150 juta lah, bahkan hari ini saja sebesar Rp. 400 juta. Apalagi, menjelang  lebaran dipastikan akan meningkat,” tutur Anton.

Ia menambahkan, layanan di puskopdit Khatulistiwa ini sampai ke kampung-kampung dimana ada jaringan kopdit CU yang sudah ada kerjasama. “Proses pengiriman uang melalui jasa puskhat (pusat koperasi kredit khatulistiwa, red) ini tidak lama, hanya tiga hingga 10 menit klar jika sinyal tidak terganggun,” imbuhnya.

Hal ini diakui Murni, mahasiswi FKIP semester tujuh, Universitas Tanjungpura Pontianak, mengatakan selain proses kirim cepat dan mudah, yang menerima kiriman uangpun ringkas. “Hari ini saya mengirimkan uang  ke Bapak di Nanga Mahap, Sekadau. Karena dikampung ada CU, Bapak mengambil kiriman ringkas, Bapak tak perlu capek-capek harus turun ke kota Sekadau” jelas Murni.

Mahasiswi penerima beasiswa Pemerintah Kabupaten Sekadau ini, menambahkan syukur ada kopdit yang merambah hingga ke kampung, jika tidak, kata dia, proses perkuliahannya akan mengalami kesulitan, terutama dalam hal keuangan. “Untung bapak di kampung sudah masuk anggota CU, jadi biaya kirimpun relatif lebih murah,” katanya sedikit promosi.