You are here

Toke Alambana Tewas Mengenaskan

“Anak aku mati, anak aku mati….,” teriak Jainiti (70), sang ibu ketika melihat sosok tubuh sang buah hatinya tergeletak di atas kasur dengan muka bersimbah darah.

Sepekan terakhir, pembunuhan demi pembunuhan terjadi di Kalbar, seperti di Ketapang dan Landak dan Melawai. Kembali warga Sekadau dihebohkan dengan tragedi serupa yang menimpa toke salah satu toko sepatu di jantung Kota Sekadau.

Pembunuhan itu diketahui ketika Jainiti, yang tak lain adalah ibunda dari Yan, warga Jalan Mawar atau kompleks terminal Lawang Kuari. Hendak pergi ke rumah Yan. Namun ketika tiba di halaman rumah anaknya, Jainiti melihat rumah berlapis porslen itu tertutup rapat baik pintu maupun jendela. Dan itu aneh, tidak seperti biasa rumah selalu terbuka.

Ibu yang tinggal bersama saudara Yan itupun masuk membuka pagar sembari mengintip dari jendela kaca rumah. Alangkah kaget dirinya melihat sosok tubuh mengenakan singlet dan celana jeans selutut tergeletak bersimbah darah di atas kasur tepat di ruang keluarga persis di depan TV.

Seorang warga yang berada tidak jauh dari tempat kejadian perkara menghampir Jainiti yang sudah lemas duduk di teras rumah tak jauh dari jendela. Kondisi di TKP saat itu menurut keterangan warga memang sepi. Tapi setelah Polisi memasang police line, baru warga Sekadau gempar dengan peristiwa pembunuhan yang tergolong sadis itu. Warga pun menyebut untuk mengetahui kasus pembunuhan tersebut.

Diduga pada saat kejadian korban sedang sendiri di rumah. Sebab sang istri Evi, bersama kedua anak mereka tengah berada di Pontianak untuk berbelanja keperluan toko mereka.

Petugas menemukan barang bukti tak jauh dari tubuh korban. Kondisi wajah korban tepat pada mata kanan sudah tidak berbentuk dan terluka akibat hantaman benda keras.

Hingga kini Polisi masih terus mengembangkan untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan tersebut.