Borneo Tribune, Pontianak.
Teka-teki siapa yang akan menduduki unsur pimpinan DPRD baik di tingkat kabupaten/kota maupun Provinsi Kalbar akhirnya terjawab sudah. Melalui Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan DPP Partai Demokrat, diputuskan kader-kader Demokrat yang akan menduduki jabatan ketua dewan, wakil ketua, ketua fraksi hingga ketua komisi di 14 kabupaten/kota se-Kalbar dan di tingkat provinsi.
Teka-teki siapa yang akan menduduki unsur pimpinan DPRD baik di tingkat kabupaten/kota maupun Provinsi Kalbar akhirnya terjawab sudah. Melalui Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan DPP Partai Demokrat, diputuskan kader-kader Demokrat yang akan menduduki jabatan ketua dewan, wakil ketua, ketua fraksi hingga ketua komisi di 14 kabupaten/kota se-Kalbar dan di tingkat provinsi.
Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalbar, Nicodemus R Toun saat jumpa pers bersama media di Pontianak, Jumat (9/10) mengatakan seluruh kader Demokrat wajib mengamankan keputusan tersebut. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh kader yang terpilih untuk diamanahkan menjadi unsur pimpinan DPRD tersebut.
“Jangan bangga yang berlebih-lebihan, karena amanah ini juga mengandung tanggung jawab. Karenanya, harus mampu menunjukkan kinerja yang baik,” ucap Nico, sapaan akrabnya.
Nicodemus yang juga ditunjuk menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar ini mengatakan kader yang terpilih harus mampu menunjukkan dirinya seorang kader pilihan. Unsur pimpinan DPRD ini juga diharapkan mampu mengakomodir amanat rakyat. Selain itu, Nico menambahkan tetap akan dilakukan evaluasi terhadap para unsur pimpinan tersebut.
“Bila tidak mampu, bisa saja suatu saat rekomendasi ditarik oleh DPP dan kader tersebut dapat diganti,” tegasnya.
Ia juga mengemukakan keputusan DPP merupakan keputusan yang sangat obyektif dan baru diketahui pada saat kemarin. Kebijakan ini juga tidak mendapat intervensi dari pihak manapun.
Nicodemus menuturkan beberapa kriteria yang digunakan DPP untuk menentukan unsur pimpinan DPRD diantaranya adalah kepengurusan di partai, pendidikan, pengalaman, perolehan suara serta loyalitas kepada partai.
“Mereka juga diikutkan dalam tes psikologi hingga dua kali yang dilakukan oleh tim independen yang berasal dari Universitas Ahmad Yani Bandung,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Pontianak, Hartono Azas yang juga terpilih menjadi Ketua DPRD Kota Pontianak mengatakan dirinya mensyukuri dan berterima kasih atas amanah dan kepercayaan DPP.
Ia juga mengatakan akan berusaha mengemban tugas sebaik-baiknya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dibebankan sebagai ketua DPRD.
“Kita akan perjuangkan aspirasi masyarakat dan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan bersama eksekutif akan menjalankan fungsinya dengan memperhatikan tata kelola pemerintahan yang akuntabel,” ucap Azas.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
