Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, mengatakan Provinsi Kalbar merupakan salah satu provinsi yang aman dan kondusif. Kondisi ini akan dapat menjamin terlaksananya pembangunan di berbagai bidang, dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Peran penegak hukum sangat penting dan strategis dalam pencegahan berbagai tindak pelanggaran dan penegakan hukum sebagai upaya memberikan rasa tentram dan damai ditengah-ditengah masyarakat,” ungkap Cornelis, Selasa (31/8), saat menghadiri pisah sambut Kapolda Kalbar, di hotel Kapuas Palace.
Secara geografis, menurut Mantan Bupati Landak, Provinsi Kalbar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, rawan akan berbagai tindakan kriminal dan illegal yang dapat menganggu kehidupan sosial ekonomi dan ketentraman masyarakat.
Polda Kalbar telah menunjukan bahwa penegakan hukum telah dilaksanakan secara maksimal, seperti banyaknya pengunkapan kasus, penangkapan warga yang hendak menyelundupkan narkoba dari negara tetangga melalui PPLB Entikong. “Pengunkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan informasi yang diperoleh melalui investigasi maupun laporan masyarakat,” kata Cornelis.
Dikatakan oleh Gubernur Kalbar, untuk mendukung terciptanya kondisi yang kondusif, maka, perlu adanya dukungan dan partisipasi masyarakat dalam upaya penegakan upaya hukum dan pencegahan berbagai tindak kriminal sangat diperlukan oleh aparat kepolisian.
“Saya harap, masyarakat segera menyampaikan informasi kepada aparat polisi, apabila mengetahui ada hal-hal yang mencurigikan dan di kwatirkan berdampak pada keamanan dan Ketertiban masyarakat luas, sinergi masyarakat dan polisi dalam mencegah berbagai kasus dan tindakan kriminal merupakan sebuah kekuatan yang mampu menciptakan suasana kondusif, sebagai prasyarat pembangunan,” harap Cornelis.
Senada dengan Gubernur, Kapolda kalbar, Brigjen Pol Drs Sukrawardi Dahlan mengatakan dirinya siap memberikan rasa amankan bagi wilayah Polda Kalbar, karena keberhasilan wilayah dalam pembangunan, khususnya masuk investor yang legal, dan sesuai criteria apa yang sudah digariskan akan membangun Kalbar, harus dijaga, dan itu adalah perintah Undang-undang. “Investor yang legal dan sesuai criteria harus kita jaga dan kita kawal, dan yang illegal harus kita Berantas,” ungkap Kapolda Kalbar, yang baru menerima jabatan dari seniornya, Brigjen Pol Drs Erwin TP. Lumban Tobing.
Dikatakan Sukrawardi, pengekan hukum merupakan sebuah syarat yang harus dilaksanakan dan dijalani, agar tercipta kondisi yang aman, tentram dan kondusif dalam wilayah Polda Kalbar. “Hukum harus kita jadikan Panglima,” jelasnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
