Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Provinsi Kalbar, Ignatius Lyong direncanakan akan memimpin upacara pemakaman mendiang Bupati Melawi Ambrosius Suman Kurik, Kamis besok. Informasi tersebut disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokoler Provinsi Kalbar, Johannes Numsuan Madsun via telepon, Selasa (12/1) tadi malam.
Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Provinsi Kalbar, Ignatius Lyong direncanakan akan memimpin upacara pemakaman mendiang Bupati Melawi Ambrosius Suman Kurik, Kamis besok. Informasi tersebut disampaikan Kepala Bagian Humas dan Protokoler Provinsi Kalbar, Johannes Numsuan Madsun via telepon, Selasa (12/1) tadi malam.Selain itu, pihaknya juga sudah menghubungi bupati dan walikota se-Kalbar untuk dapat hadir dalam acara pemakaman tersebut.
Suman Kurik, dilahirkan di Riyoi Kecamatan Ambalau Kabupaten Sintang, 15 Mei 1949, dan meninggal di rumah dinas Bupati Melawi, Nanga Pinoh, Selasa (12/1) sekitar pukul 10.50 WIB.
Paling rapi
Wakil Bupati Ketapang, Henrikus, ketika dihubungi via telepon mengaku kaget ketika mendapat pesan singkat, perihal wafatnya Bupati Melawi. “Saya kaget, baru beberapa hari kami bertemu, ketika di Pendopo Gubernur dalam acara PTSP dan Borneo Tribune Award, dan beberapa hari lalu di Balai Petitih pada penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), beliau sehat,” kata Henrikus.
Sebagai sesama alumni APDN, Henrikus memandang, Almarhum sebagai seorang senior yang bersahaja. “Almarhum juga kepala daerah yang bersahaja, paling rapi, elegan, rambut selalu disisir rapi,” kenang alumni APDN 1988 itu.
Terkait, undangan ke Sintang, Henrikus menjelaskan, Pemkab Ketapang sedang berkoordinasi, terkait siapa yang akan berangkat menghadiri pemakaman tersebut.
Orang Kalem
Gubernur Kalbar, Cornelis mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Suman Kurik yang juga kakak tingkatnya di APDN.
“Beliau senior saya, kakak kelas di APDN, saya masuk 1974 dia baru tamat. Saya turut berduka cita, karena Tuhan sudah berkehendak,” kata Cornelis ditemui disela acara Rapat Kerja PDIP Kalbar di Hotel Kapuas Palace Pontianak, Selasa.
Dimata Gubernur Suman Kurik merupakan orangnya kalem, tidak merokok, tidak minum-minuman keras, tidak makan daging, sederhana dan tidak banyak bicara. Namun, saat ditanya ada hal istimewa yang melekat pada beliau.
Ujar Cornelis, “Orangnya kalem, tidak merokok, tidak minum, tidak makan daging, sederhana dan tidak banyak cerita itu ini. Secara spesifik tidak ada kenangan istimewa,” imbuhnya.
Siang kemarin Cornelis juga belum mengetahui penyakit penyebab meninggalnya Suman. Menurutnya masih dicek asisten satu. Sedangkan dirinya belum ada rencanan mengunjungi mendiang di Nanga Pinoh. Karena padatnya agenda sebagai Gubernur.
Cornelis terakhir kali bertemu Suman Kurik di acara penyerahan DIPA dan pertemuan dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Gita Wirjawan, Jumat (8/1) lalu.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
