KREATIVITAS perancang busana dalam menampilkan inovasi unik terealisasi melalui sentuhan karyanya. Semua dalam upaya memperkaya khazanah dunia fesyen.
FASHION
Fesyen Paling Memikat ala Selebriti
TAHUN 2008 telah usai. Namun tak menutup kemungkinan beberapa tren busana yang diperkenalkan oleh publik figur di tahun lalu kembali bersinar di tahun bershio kerbau ini.
Seperti dikutip dari The sun, Jumat (2/1/2009), gaya berpakaian aktris, model, hingga musisi seperti Coco Sumner, Vanessa Hudgens, Rosie Huntington Whitely, Georgia May Jagger, Leighton Meester, dan Jourdan Dunn dapat mengantarkan inspirasi untuk Anda tampil menawan di 2009.
Aktris cantik berusia 20 tahun Vanessa Hudgens tak hanya berhasil melambungkan namanya setelah menjadi bintang High School Musical. Bintang muda yang namanya masuk dalam jajaran aktris berpenghasilan terbesar versi majalah Forbes ini pun mampu menarik perhatian orang yang ada di sekitarnya.
Salah satunya saat berada di atas red carpet. Vanessa mengenakan gaun bernuansa California yang terlihat chic dengan aksesorinya berupa gliter dipadukan dengan jaket kulit berwarna hitam dan sepatu high heels. Di acara lainnya, kekasih Zac Efron ini tampak lebih santai dalam balutan celana jins dan boot seksi.
Penampilan lain yang tak kalah menarik hadir dari model Rosie Huntington Whitely. Model yang namanya diprediksi akan menggantikan supermodel Kate Moss ini tampak begitu memukau dengan penampilan cantiknya.
Ikon beberapa brand ternama seperti Levi's, French Connection, dan Topshop ini juga terkenal menjadi salah satu model pakaian dalam terkemuka Victoria Secret.
Dengan karakternya dalam berpenampilan, Rosie senang memadupadankan gaya elegan yang dikombinasikan dengan sentuhan gaya vintage serta modern klasik membuatnya terlihat begitu mengagumkan dan jadi pusat perhatian.
Model Georgia May Jagger mewarisi gaya ayahnya yang seorang rocker personel grup The Rolling Stones Mick Jagger. Bahkan terkadang dara yang tergabung dalam agensi model di London itu tampil pede menunjukkan bibirnya dengan sentuhan lipstik merah.
Dara yang menuruni bakat ibunya menjadi model itu menjadi salah satu remaja yang berpakaian terbaik lantaran sering menggabungkan gaya rock chic dengan pakaian elegan.
Aktris Leighton Meester berhasil menjadi panutan baru dalam dunia fesyen dengan gaya berpakaiannya yang fresh. Pemeran Blair di serial televisi Gossip Girl ini selalu memikirkan apa yang akan dikenakan dengan matang, alhasil dia berhasil menarik perhatian banyak orang saat berlenggok di atas red carpet.
Dengan gaya Upper East Side bertemu Manhattan, dara kelahiran 8 April 1986 ini berhasil berkolaborasi dengan desainer ternama Donatella Versace.
Wajah model pendatang baru asal Inggris Jourdan Dunn memang unik, eksotis, dan berkarakter. Tak heran wajahnya banyak menghiasi berbagai cover majalah fesyen bergengsi di antaranya Vogue Inggris, Vogue Amerika, dan ID. Model berkulit hitam ini juga didapuk menjadi model kampanye beberapa brand ternama seperti Gap, Benetton, dan Topshop.
Tak hanya wajahnya saja yang memikat perhatian banyak orang, dara berusia 18 tahun ini juga mampu berpenampilan memukau dengan pakain superketat yang menampilkan kaki panjangnya sehingga menarik perhatian beberapa desainer ternama. Bahkan Jourdan juga mampu berpenampilan simpel, namun tetap bercahaya.
Sebagai anak perempuan Sting dan Trudie Styler, Coco Sumner mampu menarik perhatian banyak orang. Dara yang mewarisi jejak ayahnya menjadi musisi itu juga berkiprah di dunia modeling dan berhasil memikat dalam kampanye Burberry tahun lalu.
Sebenarnya pemilik kulit dan tulang pipi yang bagus itu jarang berdandan, kecuali untuk sentuhan eyeliner bergaya rock 'n roll. Gayanya disebut Inggris eksentrik, sebab Coco sering memadupadankan denim dengan motif eklektik serta jaket yang memberi sentuhan maskulin. (nsa)
Seperti dikutip dari The sun, Jumat (2/1/2009), gaya berpakaian aktris, model, hingga musisi seperti Coco Sumner, Vanessa Hudgens, Rosie Huntington Whitely, Georgia May Jagger, Leighton Meester, dan Jourdan Dunn dapat mengantarkan inspirasi untuk Anda tampil menawan di 2009.
Aktris cantik berusia 20 tahun Vanessa Hudgens tak hanya berhasil melambungkan namanya setelah menjadi bintang High School Musical. Bintang muda yang namanya masuk dalam jajaran aktris berpenghasilan terbesar versi majalah Forbes ini pun mampu menarik perhatian orang yang ada di sekitarnya.
Salah satunya saat berada di atas red carpet. Vanessa mengenakan gaun bernuansa California yang terlihat chic dengan aksesorinya berupa gliter dipadukan dengan jaket kulit berwarna hitam dan sepatu high heels. Di acara lainnya, kekasih Zac Efron ini tampak lebih santai dalam balutan celana jins dan boot seksi.
Penampilan lain yang tak kalah menarik hadir dari model Rosie Huntington Whitely. Model yang namanya diprediksi akan menggantikan supermodel Kate Moss ini tampak begitu memukau dengan penampilan cantiknya.
Ikon beberapa brand ternama seperti Levi's, French Connection, dan Topshop ini juga terkenal menjadi salah satu model pakaian dalam terkemuka Victoria Secret.
Dengan karakternya dalam berpenampilan, Rosie senang memadupadankan gaya elegan yang dikombinasikan dengan sentuhan gaya vintage serta modern klasik membuatnya terlihat begitu mengagumkan dan jadi pusat perhatian.
Model Georgia May Jagger mewarisi gaya ayahnya yang seorang rocker personel grup The Rolling Stones Mick Jagger. Bahkan terkadang dara yang tergabung dalam agensi model di London itu tampil pede menunjukkan bibirnya dengan sentuhan lipstik merah.
Dara yang menuruni bakat ibunya menjadi model itu menjadi salah satu remaja yang berpakaian terbaik lantaran sering menggabungkan gaya rock chic dengan pakaian elegan.
Aktris Leighton Meester berhasil menjadi panutan baru dalam dunia fesyen dengan gaya berpakaiannya yang fresh. Pemeran Blair di serial televisi Gossip Girl ini selalu memikirkan apa yang akan dikenakan dengan matang, alhasil dia berhasil menarik perhatian banyak orang saat berlenggok di atas red carpet.
Dengan gaya Upper East Side bertemu Manhattan, dara kelahiran 8 April 1986 ini berhasil berkolaborasi dengan desainer ternama Donatella Versace.
Wajah model pendatang baru asal Inggris Jourdan Dunn memang unik, eksotis, dan berkarakter. Tak heran wajahnya banyak menghiasi berbagai cover majalah fesyen bergengsi di antaranya Vogue Inggris, Vogue Amerika, dan ID. Model berkulit hitam ini juga didapuk menjadi model kampanye beberapa brand ternama seperti Gap, Benetton, dan Topshop.
Tak hanya wajahnya saja yang memikat perhatian banyak orang, dara berusia 18 tahun ini juga mampu berpenampilan memukau dengan pakain superketat yang menampilkan kaki panjangnya sehingga menarik perhatian beberapa desainer ternama. Bahkan Jourdan juga mampu berpenampilan simpel, namun tetap bercahaya.
Sebagai anak perempuan Sting dan Trudie Styler, Coco Sumner mampu menarik perhatian banyak orang. Dara yang mewarisi jejak ayahnya menjadi musisi itu juga berkiprah di dunia modeling dan berhasil memikat dalam kampanye Burberry tahun lalu.
Sebenarnya pemilik kulit dan tulang pipi yang bagus itu jarang berdandan, kecuali untuk sentuhan eyeliner bergaya rock 'n roll. Gayanya disebut Inggris eksentrik, sebab Coco sering memadupadankan denim dengan motif eklektik serta jaket yang memberi sentuhan maskulin. (nsa)
2009, Dominasi Semburat Warna Gelap
MENUTUP akhir tahun 2008, banyak perancang lokal melansir koleksi anyar berwarna gelap. Tampaknya, pilihan warna tersebut menjadi jembatan pembuka tren fesyen 2009.
"Warna-warna di setiap musim memang banyak sekali, tetapi sering kali identik dengan warna gelap. Contohnya, hitam, hijau, atau biru. Namun kenyataannya perancang juga mendapatkan kebebasan mengimplementasikan warna tersebut, meski sudah ada rumusan tren dunia," tutur perancang Ali Charisma yang dihubungi okezone melalui telepon selularnya.
Ali pun kini berusaha mengaplikasikan warna-warna tersebut pada koleksi anyar di ajang "Fashion Exploration (FE) 2009". Sebanyak 20 koleksi pria dan wanita yang ditampilkannya tidak ada satupun warna yang meledak.
"Saya mengikuti peragaan busana di Jakarta sering kali pada akhir tahun. Makanya warna-warna yang terpancar dari koleksi saya pun lebih banyak gelap," jelasnya.
Langkah Ali memopulerkan busana dengan pilihan warna gelap tidak berhenti sampai di ajang besutan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) ini saja. Di ajang berskala internasional Hong Kong Fashion Week (HFW) 2009, Ali tidak beranjak jauh dari pemilihan warna tersebut.
"Koleksi di FE dengan HFW memang ada benang merahnya. Tidak hanya dari pemilihan warna, tetapi juga dari desain busananya," jelas Ketua APPMI PBD Bali ini.
Januari 2009 mendatang, Ali memang akan bertolak ke Hong Kong. Dia akan mengikuti pameran sekaligus peragaan busana bersama international designers lainnya. Tetapi Ali tidak sendirian. Dia hadir bersama perancang APPMI lainnya, seperti Taruna K Kusmayadi, Deden Siswanto, Dwi Iskandar, Rudy Chandra, Dina Midiani, dan lain-lain.
"Saya akan membawa koleksi cocktail dan evening. Busananya menonjolkan siluet press body, aplikasi detail dari material bahan, dan eksplorasi teknik lipat-lipat dan simetris tarik ke sana-ke sini," tukasnya.
(tty/okezone)
"Warna-warna di setiap musim memang banyak sekali, tetapi sering kali identik dengan warna gelap. Contohnya, hitam, hijau, atau biru. Namun kenyataannya perancang juga mendapatkan kebebasan mengimplementasikan warna tersebut, meski sudah ada rumusan tren dunia," tutur perancang Ali Charisma yang dihubungi okezone melalui telepon selularnya.
Ali pun kini berusaha mengaplikasikan warna-warna tersebut pada koleksi anyar di ajang "Fashion Exploration (FE) 2009". Sebanyak 20 koleksi pria dan wanita yang ditampilkannya tidak ada satupun warna yang meledak.
"Saya mengikuti peragaan busana di Jakarta sering kali pada akhir tahun. Makanya warna-warna yang terpancar dari koleksi saya pun lebih banyak gelap," jelasnya.
Langkah Ali memopulerkan busana dengan pilihan warna gelap tidak berhenti sampai di ajang besutan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) ini saja. Di ajang berskala internasional Hong Kong Fashion Week (HFW) 2009, Ali tidak beranjak jauh dari pemilihan warna tersebut.
"Koleksi di FE dengan HFW memang ada benang merahnya. Tidak hanya dari pemilihan warna, tetapi juga dari desain busananya," jelas Ketua APPMI PBD Bali ini.
Januari 2009 mendatang, Ali memang akan bertolak ke Hong Kong. Dia akan mengikuti pameran sekaligus peragaan busana bersama international designers lainnya. Tetapi Ali tidak sendirian. Dia hadir bersama perancang APPMI lainnya, seperti Taruna K Kusmayadi, Deden Siswanto, Dwi Iskandar, Rudy Chandra, Dina Midiani, dan lain-lain.
"Saya akan membawa koleksi cocktail dan evening. Busananya menonjolkan siluet press body, aplikasi detail dari material bahan, dan eksplorasi teknik lipat-lipat dan simetris tarik ke sana-ke sini," tukasnya.
(tty/okezone)
- «
- Mulai
- Sebelumnya
- 1
- 2
- Berikutnya
- Akhir
- »
Halaman 2 dari 2
