Memanfaatkan situasi positif, Nico Rosberg berniat belajar banyak dari master Formula 1, Michael Schumacher. Kemudian melibas sang rekan setim.
Memanfaatkan situasi positif, Nico Rosberg berniat belajar banyak dari master Formula 1, Michael Schumacher. Kemudian melibas sang rekan setim.
Rosberg disandingkan dengan legenda balap dunia Schumacher dalam tim Mercedes GP musim 2010. Faktor beda generasi all German line-up pun tak jadi soal. Rosberg menanggapi positif terhadap reputasi dan kesuksesan rekan setimnya di era sebelumnya.
Dengan senang hati, mantan bintang Williams itu akan belajar dari Schumi. Tidak sekadar belajar karena Rosberg juga punya impian mengalahkan peraih tujuh gelar juara dunia F1 itu di lintasan.
"Tentu saja saya berniat mengalahkan dia. Sebuah konfrontasi langsung! Karena kami disokong perlengkapan yang sama," tegas Rosberg kepada Stuttgarter Nachrichten, Selasa (5/1/2010).
"Ego memang terlibat di sini. Ya, saya bangga menjadi pembalap Silver Arrows dan secara fisik, saya ingin lebih kuat ketimbang sebelumnya," lanjut pembalap 24 tahun itu.
"Bagi saya, ini suatu tantangan luar biasa, bersanding dengan pembalap terbaik sepanjang sejarah F1. Saya yakin daya pacu Schumacher tetap jitu," tandasnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
