Renault kabarnya memilih Vitaly Petrov sebagai pembalap kedua. Usut punya usut, keputusan ini diambil demi uang. Benarkah?
Awal pekan ini, Bild melaporkan Petrov, pembalap asal Rusia, rupanya menarik hati tim pabrikan Prancis tersebut. Dia disebut-sebut menawarkan dana lumayan besar bila direkrut sebagai pendamping Robert Kubica.
Petrov bahkan siap membayar 15 juta euro untuk satu seat Formula 1 2010. Mendengar isu ini, bos tim Eric Boullier langsung membantah.
Renault, menurutnya, hanya akan memilih Petrov, atau pembalap lain, berdasarkan talentanya. Bukan karena uang.
“Silakan mengatakan, kami hanya mencari keuntungan dari Petrov, karena dia punya banyak uang. Tapi ingat, bukan dia pembalap terkaya yang melakukan negosiasi dengan kami,” tukas Boullier kepada ESPNF1, Minggu (24/1/20101).
“Talenta saja sudah cukup untuk menjamin satu tempat untuknya,” tandasnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
