You are here

Tentang Seekor Sapi Kurban

Ia pun terjerembab dengan ikhlas

menyerahkan sebab-musababnya pada cahaya

tajam yang terhunus itu

urat nadi di lehernya mendesah lirih

ketika kumandang takbir berkilat

melintas dan menyelinap ke dalam gemetar perih


wahai, terpujilah segala kehendak-Mu

kejadian

dari

segala

Kejadian.

 


          ©2009/pontianak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Demi


                                                  Karya:  Pietra Sar

 

Demikianlah

Ibrahim pun menunaikan perintah Allah

Sepisau cinta yang taqwa berkilau

Di sisi uratdarah ananda yang tak galau

Dalam rengkuh gelinjang airmata bunda

Pasrah tak raung tapi sabar


Iya,engkau Siti Hajar

Iya, engkau Ismail

Iya, engkaulah Ibrahim

Aku terkenang kalian

Jiwa-jiwa yang tak menyimpan syak

Sedesah pun

 

 

 © 2009/pontianak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lelaki  Muda  Penuh  Takzim


                                                          Karya: Pietra Sar

 

Lelaki muda yang pergi dari rumah

Menyingkir dari kemurkaan penuh serapah

Terusir dalam kecewa dan sedih

Sebab ihwal kebenaran hakiki tak secuil pun bisa merapat

Resap ke jantung ayahanda

Azar sang pemahat berhala


Dibawanya duka

Diajaknya iman dan tauhid berkisah pada langit:

“Begitulah Azarku

 masih saja terus mengutuk setiap sisi tubuh ini

 bertubi caci dan kebencian

 berjuta cerca pada kebenaran

 kata-katanya tak lagi menimang mesra bagai dulu

 adakah berhala telah membatu di hati ayahku?”


Ibrahim, ya Ibrahim

Lelaki muda penuh takzim senantiasa

Menjalin doa bagi ayahnya

Penyembah berhala yang tak sudi takjub pada desah

Nafasnya sendiri

Selain patuh pada tatahan tangannya


Azar, ya Azar

Tiadalah engkau direndahkan lantaran sujud ibrahim

Darah dagingmu yang birrul walidain

Tiadalah ia akan celaka lantaran sujud doanya

Hanya pada semata Kuasa


Ibrahim

         wahai, Ibrahim

Lelaki muda penjaja kebenaran

Pulanglah, pulang mengulang zaman

Bawakan kami zam-zam yang kau tuang dari  perigi ismail

Sebelum jejak kelakuan diperhitungkan

 

© 2011/Pontianak

 

2