You are here

Ayo Makan Ikan

PONTIANAK---Tim Penggerak PKK Kabupaten Pontianak berkomitmen mendorong gerakan gemar makan ikan. Kampanye ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Kementerian Kelautan dan Perikanan, dimana target komsumsi ikan harus mencapai 34,4 kg/tahun per kapita.
“Melalui kreasi olahan makanan berbahan dasar ikan, kami yakin target nasional mampu terpenuhi,” kata Hj Erlina Ria Norsan, MM.MH, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pontianak.
Dilihat dari fakta yang ada di lapangan, secara umum tingkat konsumsi ikan di Indonesia terbilang masih rendah bila di banding dengan negara-negara di wilayah Asean, seperti Thailand, Malaysia dan Singapura yang konsumsi ikannya sudah melebihi 40 Kg per kapita per tahun. Bila dibandingkan dengan negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan, di sana angka konsumsi ikannya sudah mencapai di atas 100 Kg per kapita per tahun.
Kondisi ini jelas menjadi tantangan tersendiri bagi segenap Tim Penggerak PKK Kabupaten Pontianak. Untuk menjawabnya, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pontianak melakukan beragam inovasi dalam mengolah makanan berbahan baku ikan. Hasilnya, sejumlah menu makanan berbahan baku ikan tercipta, seperti mie ikan ubi rambat, kue bingke ikan selai mengkudu, es kopyor mas rumput laut, martabak  ikan, pok coy saus kepah, petak tengiri dan lain sebagainya.
“Aneka menu makanan dan minuman serba ikan ini coba kita sajikan di ajang Lomba Masak Serba Ikan, Jumat (16/9) lalu di Pontianak. Dan alhamdulillah, kita berhasil meraih juara II,” terang Erlina di dampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Pontianak, Hj Andi Bungawali. 
Pengolahan pangan berbasis ikan ini menurut Erlina sangat bermanafaat dalam mengubah minat anak-anak yang dulunya tidak suka makan ikan beralih untuk makan ikan. Jika seseorang gemar mengkonsumsi ikan, maka dia akan terhindar dari serangan penyakit penyakit degeranatif seperti jantung koroner, tekanan darah tinggi, stroke dan kanker. Mengapa bisa demikian? Sebagaimana di ketahui bersama bahwa ikan laut kaya akan lemak, vitamin dan mineral. Sedangkan ikan tawar banyak mengandung karbohidrat. Ikan laut memiliki kandungan yodium tinggi yang bisa mencapai 830 mikro gram per kilogram. Angka ini berbeda dengan daging yang hanya 50 mikro gram dan telur 93 mikrogram. Ikan laut mengandung omega-3 yang bermanfaat menurunkan kadar kolestrol dalam darah.
Jadi, sering mengkonsumsi ikan laut dapat membantu mencegah terjadinya aterosklerosis dan panyakit jantung. Apalagi asam lemak omega-3 dan omega-6 pada ikan dapat meningkatkan kecerdasan anak. Asam lemak ini juga sangat membantu bagi ibu hamil yang dapat membentuk otot janin. “Oleh karenanya, makan ikan amat disarankan bagi ibu hamil,” imbuhnya ramah.(go/hms)