You are here

CITIZEN & JURNALISM

Ayahku dan Hutanku

Mesin-mesin itu serasa membuat telingaku tuli, setiap kali aku mendongak di jendela. Seiring dengan suaranya yang riuh, pohon-pohon tumbang begitu saja. Dahan dan daun-daunnya jatuh tak berdaya, pasrah menghadapi ganasnya serbuan mesin-mesin tersebut.

Selanjutnya...

Jagalah Pohon

Aku punya pohon rambutan di depan rumah

Selanjutnya...

Hutanku

Hutanku

Selanjutnya...

Cerita Tetes Tetes Bisu

Matahari bersinar sangat terik di siang ini. Aku yang sedang bermain dengan sesamaku menyadari, sebentar lagi akan ada perpisahan. Oh, ini yang paling ku benci. Tapi sebagian temanku yang lain malah menyukainya. Mereka bilang akan ada petualangan hebat setelah perpisahan ini. Celakanya, aku berada pada permukaan paling atas, kemungkinan itu telah ada di pelupuk mataku. Aku tak bisa menghindarkannya lagi.

Selanjutnya...

Halaman 4 dari 150