You are here

Listrik PLN Bengkayang Byar Pet

Jaringan listrik PLN Bengkayang byar pet sejak sepekan terakhir. Seperti di Kecamatan Bengkayang kerap mengalami gangguan byar pet. Dalam sehari bisa dua kali listrik padam.

Seperti Kamis (24/3), lampu listrik mulai mati sekitar pukul 11.00, kemudian hidup kembali, dan mati kembali, sepuluh menit atau lima belas menit kemudian lampu kembali hidup. Kemudian sekitar pukul 13.30, lampu kembali mati. Jangka waktu matinya lampu ini berdurasi antara lima, sepuluh, hingga lima belas menit.

Kerapnya lampu mati ini membuat masyarakat cemas, karena barang elektronik yang mereka miliki rata rata bertumpu pada aliran listrik. Warga merasa kerugian, karena sejumlah kegiatan mereka terganggu seiring byar pet.

" Kami yang bekerja dengan elektronik seperti komputer sangat dirugikan. Kami harus kehilangan waktu karena lampu yang sering mati," keluh Arman, warga Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang.

Bukan hanya Arman, Filipus, warga Sebopet, mengatakan sangat dirugikan akibat lampu yang sering mati. Masih dikatakan wajar bila dalam satu hari itu, lampu hanya mati sekali.

'Ini sudah berkali kali, siapa yang tidak jengkel bila dalam sehari sampai mati empat atau lima kali," ujar Filipus lagi.

Kerapnya PLN melakukan pemadaman listrik wilayah Bengkayang tidak dipungkiri Kepala Ranting PLN Bengkayang, Adi Kurniawan. Ia menegaskan, matinya lampu itu murni ganggaun jaringan bukan karena kesengajaan.

" Ini gangguan jaringan, bukan kesengajaan kita, dan bukan juga karena kerusakan mesin,' jelas Adi Kurniawan, Kamis.

Gangguan jaringan itu terjadi karena kondisi alam saat ini. Seperti angin yang kuat hingga menggagung kelancaran aliran dan mengakibatkan kerapnya mati lampu. Terlebih jaringan yang terpasang sangat jauh, dari Kota Singkawang hingga ke Ledo Bengkayang.

" Jaringan bisa saja terganggu apabila ada jaringan yang tersentuh atau tetimpa dahan perpohonan. Karena sensitif, dahan itu akan menganggu jaringan listrik yang ada," kata Adi.

Ia mengatakan, bila warga berkeinginan jaringan listrik di Bengkayang tidak terganggu, maka hal yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan memangkas dahan perpohonan yang bisa menganggu jaringan.

" Kami minta warga untuk ikut memangkas dahan yang kira mengganggu jaringan listrik, ini bukan untuk kepentingan PLN, tapi untuk kepentingan kita bersama," pinta Adi.

Bahkan gangguan jaringan itu dapat tertasasi dari dahan bila dilakukan pemangkasan dahan, setidaknya sejauh satu meter setengah.

" Pemangkasan itu perlu dilakukan, mengingat medan yang dilalui jaringan adalah hutan," terang Adi.