You are here

Harga Beras, Gula dan Minyak Goreng Meroket, Pemda Diminta Lakukan Operasi Pasar

Kenaikan harga beras, gula dan minyak goreng membuat masyarakat semakin terhimpit persoalan ekonomi. Kondisi itu yang kini dirasakan masyarakat di Kabupaten Bengkayang. Tak pelak lagi, masyarakat minta pemerintah turun tangan menyelesaikan kegusaran warga.

Kenaikan harga beras, gula dan minyak goreng membuat masyarakat semakin terhimpit persoalan ekonomi. Kondisi itu yang kini dirasakan masyarakat di Kabupaten Bengkayang. Tak pelak lagi, masyarakat minta pemerintah turun tangan menyelesaikan kegusaran warga.


Salah seorang warga Kelurahan Sebalo, Bengkayang, Rudi mengeluh terkait kenaikkan harga tiga bahan pokok tersebut. Sebab, hal itu secara perlahan akan memberikan dampak terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok yang lainnya.

Dari keterangan yang disampaikannya, kenaikkan harga ketiga kebutuhan di pasar Bengkayang itu terjadi pasca perayaan natal, yakni, harga minyak goring mengalami kenaikkan harga sekitar Rp500. Sehingga, berharga Rp8000/Kg.

Sementara itu, gula pasir naik Rp50 ribu/Kg dari 470 ribu. Dan harga beras naik Rp8000 dari Rp115 ribu.

Untuk menekan pesatnya peningkatan harga ketiga barang tersebut, Rudi mengharapkan campur tangan pemerintah setempat, khususnya DPRD Bengkayang serta dinas maupun instansi terkait. Sebut saja, Disperindagkop dan dinas ini bisa segera melakukan operasi pasar. Sehingga, harga kebutuhan tersebut bisa kembali normal.

“Operasi pasar ini dimaksud agar para pedagang tidak semaunya sendiri dalam menaikkan harga barang, terutama kebutuhan pokok yang lainnya,” harap Rudi.

Menurutnya, campur tangan Pemda Bengkayang dapat mempengaruhi kondisi sejumlah harga barang di pasar Bengkayang. Bila perlu, Pemda bisa mengambil tindakan yang pantas apabila ditemukan pedagang yang tidak mengindahkan aturan yang telah ditentukan.