Medali emas cabang olahraga futsal yang merupakan satu-satunya emas di cabang ini akhirnya pulang ke tanah Bestari, Kabupaten Pontianak.
Partai final yang dilaksanakan di GOR Pangsuma Pontianak, Senin (26/7) kemarin malam tim Kabupaten Pontianak sukses menjamu tamunya dari Kabupaten Bengkayang dengan skor tipis 3-2 untuk kemenangan Kabupaten Pontianak.
Sedangkan untuk medali perunggu yang diperebutkan oleh Kapuas Hulu dan Landak, akhirnya diraih oleh tim Kapuas Hulu dengan skor akhir 2-1.
Pengawas pertandingan, Dedi saat dihubungi kemarin menjelaskan untuk cabang futsal berjalan dengan lancar dan aman, meskipun pada awal pertandingan atau babak penyisihan kemarin sedikit ada masalah yang timbul dari penonton, akan tetapi semuanya dapat diatasi.
Dedi juga menilai bahwa kualitas pemain saat ini sudah merata, melihat tim yang menjadi finalis, merupakan tim-tim yang berasal dari daerah. “Kita harus bersyukur dengan meratanya pemain saat ini, sebab itu akan menjadikan kontribusi yang bagus untuk Kalbar ke depan,” kata Dedi.
Empat tim yang lolos ke babak final cabang futsal Porprov X Kalbar, 75 % merupakan tim yang tidak diunggulkan seperti Landak, Kapuas Hulu, dan Bengkayang. Hanya satu tim yang sebelumnya memang diprediksi lolos yakni Kabupaten Pontianak. “Kami juga tidak menyangka yang tiga tim ini akan lolos, tapi kenyataannya sangat mengejutkan publik futsal dengan penampilan yang sangat baik mereka mampu menembus final,” ujar Khusyairi.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
