Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan, Hadi Daryanto mengatakan sudah mengalokasikan lahan untuk Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Kemasyarakatan, dan Hutan Desa seluas 2,5 juta hektar hingga 20 tahun mendatang.
Hal itu dilakukan untuk mengurangi deforestasi terencana dan harus dijamin dengan cara menyelesaikan tata ruang yang juga bertujuan untuk menyelesaikan konflik yang muncul di kemudian hari.
Saat ini Kementerian Kehutanan sudah menyelesaikan master plan sektor kehutanan sampai tahun 2025 untuk kegiatan ekonomi dan mencapai pembangunan berkelanjutan. Untuk kebutuhan hutan tanaman industri, dialokasikan 500.000 hektar per tahun, menjadikan total 10 juta hektar selama 20 tahun. Sementara disektor perkebunan sawit telah disiapkan 300.000 hektar per tahun atau 6 juta hektar hingga 20 tahun mendatang.
Kemudian untuk tambang, Hadi menjelaskan, kegiatan tersebut tidak bisa diprediksi di mana tepatnya sumber daya berada, tetapi, sudah dialokasikan 100.000 hektar per tahun untuk lisensi eksplorasi. Pada 10-20 tahun mendatang mencapai 20 juta hektar. Akan tetapi, Hadi menegaskan, harus ada dua kategori tambahan, yakni; aktivitas harus dilakukan di hutan produksi yang bisa dikonversi dan zero burning.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
