Di tengah masyarakat Indonesia saat ini yang semakin sulit, perekonomian yang kunjung tidak membaik, angka pengangguran tinggi, Duta Business School (DBS) hadir di Pontianak dengan membawakan solusi.
DBS merupakan program dari PT. Duta Future Internasional di Bandung dan sebagai bentuk perkenalan diri, mereka menggelar seminar yang dilangsungkan, Jum'at (17/4) yang dilaksanakan di Gedung Kartini Pontianak.
Selain dihadiri oleh Wakil Walikota Pontianak, Paryadi, juga dihadiri lebih dari 1000 undangan. Dalam acara seminar ini, Paryadi didaulat menjadi anggota DBS.
PT. Duta Future Internasional didirikan pada 19 Nopember 2007 di Bandung adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan umum, Jasa Pemasaran produk komoditas pokok dalam masyarakat dan peluang bisnis untuk para Pelanggan / Anggota berbasis E-Commerce, dengan meluncurkan suatu Konsep Marketing "Customer Referral Program.
PT. Duta Future International memiliki satu divisi khusus yaitu Duta Business School yang bergerak di bidang edukasi & training enterpreneurship.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Pontianak mengatakan Pemerintah Kota Pontianak sangat mendukung dan memberikan apresiasi terhadap keberadaan DBS ini.
Aktualisasi yang dilakukan oleh DBS adalah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Perlu diingat, DBS yang ada sekarang ini, baik di Provinsi Kalbar maupun di Kota Pontianak merupakan sebuah sinyal positif.
"Ini menjadi salah satu solusi, sebagaimana kita ketahui, negara sedang dilanda krisis global. Ini sebuah inisiatif sebagai solusi ekonomi kerakyatan," ungkap Paryadi saat memerima secara simbolis sebagai anggota DBS.
Sementara, Dwi Gunanto salah seorang yang pertama kali membawa program ini masuk di Kota Pontianak mengatakan perusahaan ini merupakan perusahaan yang baru berdiri 2 tahun silam, untuk Kota Pontianak baru berjalan 4 bulan lalu.
Kehadiran DBS di Kota Pontianak adalah untuk pemberdayaan masyarakat yang serba kesulitan di era krisis global. "Dampak yang dirasakan, setelah menjadi anggota adalah, dapat memiliki pulsa gratis setiap hari dan seumur hidup, karena pulsa yang dimiliki banyak, maka kita berkesempatan untuk menjualnya dengan sembarangan harga," jelasnya saat ditemui secara terpisah.
